Tampilkan postingan dengan label Question and Answer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Question and Answer. Tampilkan semua postingan
Q & A: Apakah benar pada hari Peh Cun setiap tahun sebutir telur bisa berdiri dengan mudah?

Q & A: Apakah benar pada hari Peh Cun setiap tahun sebutir telur bisa berdiri dengan mudah?

Misteri ini sederhana. Namun setiap tahun saya selalu mendapat pertanyaan yang sama.
[selengkapnya]

Q & A: Mengapa kita bisa kesetrum ketika menyentuh orang lain?

Ini adalah pertanyaan dari Fred Young mengenai fenomena kesetrum yang dialaminya ketika menyentuh adiknya:


Selamat malam bang enigma....

Saya baru saja menemukan blog anda dan dari situ saya yakin anda dapat memberi penjelasan atas pengalaman aneh saya. Seringkali saat saya dan adik saya bersentuhan terasa seperti tersetrum listrik. Lebih aneh lagi, ini terjadi tiba-tiba saja yang sering membuat kami kaget. Dan setelah berdiskusi dengan teman, ternyata teman saya juga mendapat pengalaman yg sama dgn saya. Jadi agar tidak membuat penasaran saya minta bantuan bang enigma untuk menjelaskannya.

Terima kasih


Ini adalah sebuah pertanyaan yang menarik. Saya kira, bukan hanya Fred yang mengalami persoalan ini. Sebagian besar dari kita pastilah pernah mengalami setruman listrik statis, walaupun dalam kadar yang kecil.

Perlu diketahui, apa yang dialami oleh Fred bukanlah sebuah kelainan, melainkan sebuah fenomena yang normal dan sangat sering terjadi. Namun, tidak bisa dipungkiri kalau memang ada kasus-kasus listrik statis yang sangat ekstrem. Misalnya yang terjadi pada seorang pria Australia bernama Frank Clewer.

Suatu hari, Frank memasuki sebuah gedung perkantoran untuk memulai wawancara kerja. Ketika ia memasuki gedung tersebut, karpet yang diinjaknya segera terbakar.

"Awalnya terdengar suara seperti kembang api menyala. Lima menit kemudian, karpet itu mulai terbakar." Kenang Frank.

Semuanya menjadi panik dan petugas pemadam kebakaran segera dipanggil. Kebakaran berhasil diatasi sebelum api menyebar ke tempat lain. Ketika kembali ke mobilnya, Frank memegang sebuah plastik dan tidak butuh waktu lama, plastik itu meleleh di tangannya.

Kedengarannya seperti salah satu adegan dalam film Fantastic Four ketika salah satu tokohnya, Johny Storm, menyadari kalau tubuhnya bisa mengeluarkan nyala api.

Lalu, apakah Frank Clewer termasuk salah satu calon superhero masa depan?

Sepertinya tidak.

Dalam kasus Frank, kemampuan itu bukan didapatkannya dari paparan radiasi kosmik luar angkasa, melainkan dari sesuatu yang sangat umum. Ketika petugas pemadam kebakaran melakukan penyelidikan secara menyeluruh, mereka menemukan kalau penyebab kebakaran tersebut adalah pakaian yang dikenakan oleh Frank.

Waktu itu Frank mengenakan jaket yang terbuat dari bahan nylon sintetis dan kemeja wol. Pakaian itu telah menyebabkan Frank menumpuk listrik statis di tubuhnya. Ketika ia berjalan di atas karpet, listrik itu terlepas dari tubuhnya. Inilah yang menyebabkan kebakaran tersebut.

Ketika petugas pemadam kebakaran mengadakan pengukuran dengan alat pengukur listrik, mereka menemukan kalau aliran listrik yang ada di tubuh Frank mencapai 40.000 volts.

Bagaimana semua ini bisa terjadi?

Untuk memahaminya, kita perlu mengerti mengenai listrik statis terlebih dahulu. Jangan kuatir, saya tidak akan membahasnya dari segi teknis yang membingungkan (saya yakin kita telah mendapatkan pelajarannya ketika SD).

Istilah listrik statis itu sebenarnya merujuk kepada listrik yang terkumpul di permukaan sebuah objek. Kumpulan listrik ini akan tetap berada pada objek tersebut hingga ia dialirkan ke bumi atau dinetralisir dengan pelepasan (discharge). Pelepasan inilah yang kita sebut kesetrum.

Prosesnya kira-kira seperti ini:

Semua benda di dunia ini memiliki atom. Apakah itu tubuh manusia ataukah sepatu yang kita kenakan. Setiap atom terdiri dari bagian yang lebih kecil lagi, yaitu proton (positif), elektron (negatif) dan neutron (netral). Diantara ketiganya, elektron adalah yang paling senang berpindah.

Jika jumlah elektron pada suatu benda lebih banyak dibanding protonnya, maka benda itu akan bermuatan negatif. Jika jumlah elektronnya lebih sedikit, maka ia akan bermuatan positif.

Ketika dua objek saling bersentuhan, seperti sepatu yang menyentuh karpet, sebagian kecil elektron dari karpet akan berpindah ke sepatu yang kalian kenakan. Dengan demikian, sepatu itu akan mengalami kelebihan elektron yang membuatnya menjadi bermuatan negatif.

Ketika benda yang bermuatan negatif menyentuh benda yang bermuatan postif, elektron yang jumlahnya berlebih pada benda bermuatan negatif akan melompat ke benda yang bermuatan positif untuk menyeimbangkan muatannya.

Karena itu, misalnya ketika kalian menyentuh sebuah pegangan pintu (yang bermuatan postif), maka elektron dari tubuh kalian akan segera melompat ke pegangan pintu tersebut. Kalian bisa merasakan perpindahan ini dalam bentuk kesetrum.

Kejutan atau setrum ini bisa dirasakan oleh seseorang jika mereka menyentuh sebuah objek yang mampu berfungsi sebagai konduktor, seperti logam, air atau bahkan tubuh manusia lain. Untuk kasus Fred, ia mengalami kesetrum ketika menyentuh adiknya. Hal ini sangat normal mengingat manusia bisa berfungsi sebagai konduktor listrik (Karena itu ketika kalian menyentuh seseorang yang sedang kesetrum listrik, kalian akan ikut kesetrum).

Namun, setrum ini baru bisa dirasakan jika listriknya melebihi 4.000 volt (Tubuh setiap orang memiliki sensitiftas yang berbeda sehingga ukurannya tidak akan sama untuk semua orang). Umumnya, listrik yang terkumpul hanya berkisar sekitar 5.000 volts. Namun dalam beberapa kasus, listrik yang diakumulasi bisa lebih besar. Seperti Frank, yang mengakumulasi listrik statis hingga mencapai 40.000 volt.

Lalu, pertanyaannya adalah, bagaimana listrik statis bisa terakumulasi di tubuh tanpa kita sadari?

Kita hidup di lingkungan yang dipenuhi oleh listrik statis. Sebenarnya, setiap tindak-tanduk kita, seperti berjalan, bersandar di kursi, duduk atau tidur bisa menyebabkan listrik statis terkumpul. Namun, aktivitas-aktivitas semacam ini hanya menghasilkan listrik statis dalam kadar yang kecil sehingga kita tidak bisa merasakan efeknya.

Tetapi, jika beberapa faktor terpenuhi, kadar listrik yang terakumulasi bisa menjadi lebih besar. Dalam kondisi seperti ini, kemungkinan kita menjadi kesetrum menjadi semakin lebih besar juga.

Faktor-faktor tersebut adalah:

1. Pakaian yang kita kenakan

Pakaian yang terbuat dari wol, sutra, bulu, polyester, karet, vinyl, nylon, dan materi sintetis lainnya akan meningkatkan kemungkinan pengumpulan listrik statis. Di Indonesia, mungkin hal ini masih cukup asing di telinga kita. Namun, di negara-negara Eropa, seperti Inggris, persoalan ini sangat umum terjadi sehingga mereka menciptakan produk-produk anti listrik statis untuk pakaian. Misalnya, ada produk yang disebut Static Guard yang umumnya tersedia di tempat-tempat laundry. Kalian bisa menyemprotkan cairan ini ke pakaian untuk mengurangi listrik statis yang menumpuk.

2. Sepatu yang kita kenakan dan cara berjalan kita

Ya, saya tahu, kedengarannya sangat lucu. tetapi, ini adalah sebuah fakta. Jika kalian mengenakan sepatu dari bahan tertentu, seperti karet atau plastik, dan kalian berjalan dengan menyeret kaki atau menggesek kaki ke lantai dari bahan tertentu, kemungkinan berkumpulnya listrik statis menjadi sangat besar.

Metode ini bisa digunakan untuk menggoda teman kalian. Gosoklah sepatu kalian untuk mengumpulkan listrik statis, lalu sentuhlah teman kalian.

Ingatkah kalian ketika kita masih SD dan diajarkan untuk menggosok-gosok sebuah penggaris plastik di rambut kita? ingatkah kalian apa yang terjadi pada penggaris itu? Penggaris itu mampu menarik potongan-potongan kecil kertas. Itulah listrik statis.

Pada banyak perusahaan, karyawan-karyawan yang bekerja di pabrik akan diberikan sepatu khusus untuk dikenakan guna menghindari terciptanya listrik statis yang bisa membahayakan lingkungan kerja atau peralatan elektronik di tempat itu.

Salah satu rumah sakit di South Yorks, Inggris, yaitu Sheffield Teaching Hospital NHS Trust, bahkan telah melarang penggunaan sandal Crocs yang populer itu di lingkungan rumah sakit karena dikuatirkan listrik statis yang tercipta akibat sandal itu bisa mempengaruhi peralatan di ruang operasi rumah sakit. Peraturan ini sedang dipertimbangkan untuk diadopsi oleh rumah sakit lainnya di Inggris.

Jadi, perhatikanlah sandal atau sepatu yang kalian pakai.

3. Lantai rumah atau jalan

Jika lantai rumah kita dilapisi oleh bahan-bahan tertentu seperti plastik, karpet polimer, karpet wol, batu sintetis atau aspal, maka kemungkinan kita mengumpulkan listrik statis menjadi sangat besar. Tentu saja ini harus dikombinasikan dengan penggunaan sepatu atau sandal yang juga mampu mengumpulkan listrik statis dengan sangat mudah.

4. Kelembaban udara tempat kita tinggal

Semakin kering udara, semakin besar kemungkinan listrik statis akan tercipta. Hal ini menjadi masalah yang cukup umum di Inggris ketika musim dingin tiba (Januari - Maret). Pada bulan-bulan itu, udara di atmosfer sangat kering. Kelembaban udara akan turun menjadi hanya 20%. Kondisi ini sangat ideal untuk menghasilkan listrik statis, bahkan tidak peduli bahan pakaian yang kalian pakai.

Karena itu, untuk mengurangi penumpukan listrik statis pada musim dingin itu, penduduk Inggris akan memasang pelembab udara (humidifier) atau ionisasi udara (air ionizer) di rumah mereka. Ketika kelembaban di ruangan mencapai 50% atau 60%, listrik statis akan menghilang. Ini karena lapisan air yang dihasilkan akan membuang elektron-elektron penyebab listrik statis dari tubuh kita.

5. Kondisi kulit kita


Semakin kering kulit kita, maka kemungkinan listrik statis dihasilkan akan menjadi semakin besar. Kembali ke Inggris, pada musim dingin, selain memasang pelembab udara dan mengenakan pakaian dari kain katun, mereka juga menggunakan banyak pelembab kulit untuk mencegah terciptanya listrik statis.

Siapa sangka, selain baik untuk kesehatan kulit, pelembab kulit ternyata juga baik untuk kesehatan jantung.

Sebelum memegang pegangan pintu mobil, untuk mencegah kesetrum akibat listrik statis, kita bisa menyentuh pegangan tersebut terlebih dahulu dengan kunci mobil. Listrik di tubuh kita akan terlepas lewat kunci tersebut.

Jika kita sering mengalami setruman listrik statis, mungkin kita perlu memperhatikan 5 faktor di atas. Namun, saya tidak memungkiri kalau untuk benar-benar mengetahui apa yang terjadi pada Fred, kita perlu melihat kondisi-kondisi yang menyertainya.

Lalu, mungkin ada yang bertanya: Apakah pengumpulan listrik statis di tubuh kita berbahaya?

Untuk efek secara langsung, mungkin tidak. Namun, bisa jadi berbahaya jika ada bahan mudah terbakar di dekat kita ketika listrik statis dilepaskan. Contohnya adalah yang dialami oleh Frank Clewer. Di Cardiff, Inggris, pernah terjadi ledakan gas pada sebuah Yacht yang menyebabkan luka bakar parah pada keluarga pemilik Yacht tersebut. Penyebab ledakan tersebut diduga berasal dari listrik statis yang timbul akibat baju bola yang dikenakan anak mereka yang berusia 13 tahun.

Pada akhirnya, saya kira memang tidak ada salahnya untuk berhati-hati.

Baca juga: Zhang DeKe - Manusia Listrik dari Xinjiang dan Fenomena Street Light Interference yang membingungkan.

Q & A: Apa identitas objek yang terlihat seperti bintang dan bergerak di langit malam?

Email berikut ini datang dari Abdurrahman Naufal. Isinya mengenai objek seperti bintang yang bergerak di langit malam.


Salam,

Langsung saja nih, kemarin, saya, ayah saya, dan dua adik saya melihat cahaya kayak bintang di langit. Saya kira itu bintang biasa, eh, ternyata bintangnya jalan. Tetapi bintang itu nggak berekor, jadi bukan komet. Kalau itu pesawat, kayaknya pesawat itu terbangnya ketinggian deh, soalnya cahayanya agak redup. Sayangnya kami nggak kepikiran utk mengambil foto objek tersebut. kira-kira itu apa ya?

Terima kasih

Dalam email keduanya, Naufal menambahkan:

Ada sedikit tambahan nih, "bintang" itu bergerak ke timur. Kecepatannya jika dilihat kira-kira sama seperti kecepatan pesawat yang ketinggian terbangnya normal (rumah saya agak dekat bandara, jadi sering melihat pesawat). Mungkin bisa memperjelas. Thanks.

Selain dari Naufal, saya menerima banyak pertanyaan serupa dari pembaca enigma lainnya. Bahkan mungkin kalian juga pernah melihat objek yang bergerak seperti itu.

Karena itu, Objek seperti ini kemungkinan besar memang ada dan sering terlihat dari bumi.

Lalu, objek apakah itu?

Kemungkinannya banyak. Bisa saja pesawat, baik itu pesawat komersil, pesawat tanpa awak ataupun pesawat antariksa (Space Shuttle). Bisa juga objek itu sebuah bintang yang terlihat bergerak karena ilusi optik. Ilusi ini umum terjadi apabila sebuah bintang terlihat bercahaya terang dengan background yang kosong dan gelap.

Namun kali ini saya ingin memberikan sebuah kemungkinan yang lain.

Di dalam meneliti sebuah laporan penampakan, bukti berupa foto atau rekaman video adalah bukti yang utama. Deskripsi saksi adalah bukti sekunder. Tetapi karena kali ini Naufal tidak memiliki bukti berupa foto atau rekaman, maka kita akan menilai penampakan ini berdasarkan deskripsi yang diberikannya.

Dari keterangan Naufal, kita bisa menyimpulkan kalau objek itu:

1. Terlihat seperti bintang yang bercahaya (walau agak redup)
2. Bergerak dengan kecepatan seperti sebuah pesawat.

Dari dua fakta ini, saya bisa memberikan sebuah kemungkinan mengenai identitas objek tersebut. Ini bukan jawaban yang pasti, namun cukup meyakinkan.

Ada kemungkinan kalau objek yang dilihat oleh Naufal dan keluarganya adalah sebuah satelit artifisial.

Satelit artifisial sendiri adalah sebuah objek buatan manusia yang ditempatkan dalam orbit bumi.

Jadi, bisa berbagai jenis. Bisa Teleskop Hubble, satelit mata-mata, sampah antariksa ataupun stasiun antariksa. Di akhir postingan ini, saya akan menyertakan sebuah video sebagai bahan perbandingan.

Saat ini ada sekitar 35.000 satelit artifisial dalam berbagai ukuran yang sedang mengorbit mengitari bumi. Kebanyakan dari satelit-satelit itu sebenarnya hanyalah sampah angkasa. Ada yang berukuran 10 meter dan ada yang hanya seukuran bola baseball. Pergerakan satelit-satelit dan sampah antariksa ini secara rutin dipantau oleh The Joint Space Operations Center (JSpOC) di markas angkatan udara Vandenberg, California.

Puluhan ribu objek tersebut merefleksikan cahaya matahari dan mengorbit bumi dengan ketinggian yang bervarasi antara 100 hingga 400 mil dari permukaan bumi. Ini menyebabkan beberapa ratus diantaranya bisa dilihat dengan mata telanjang. Bahkan, jika situasi mendukung, setiap 15 menit, kita bisa melihat satu satelit yang melintasi langit malam.

Dari semuanya itu, International Space Station (ISS) adalah objek buatan manusia yang paling besar dan paling terang yang mengorbit bumi. Panjangnya sekitar 109 meter dengan panel surya seluas 4.000 meter persegi yang membuatnya bisa terlihat lebih terang dibandingkan Venus.

International Space Station

Saat ini ISS mengitari bumi dari ketinggian 348 kilometer dengan kecepatan sekitar 27.743 kilometer/jam. Dengan kecepatan ini ia akan menyelesaikan 15,7 orbit perhari dan dari bumi dapat terlihat bergerak dengan kecepatan seperti sebuah pesawat jet. Kadang hanya butuh waktu empat menit baginya untuk melintasi angkasa di depan mata kita.

Namun, karena perbedaan musim, kita hanya bisa melihat ISS dengan jelas pada bulan-bulan tertentu. Kalau kita beruntung, kita bisa melihat ISS melintasi langit malam beberapa kali dalam semalam.

Tentu saja ISS hanyalah satu kemungkinan. Masih banyak satelit artifisial lainnya yang melintasi langit setiap harinya.

Di bawah ini adalah contoh foto dan rekaman ISS yang melintasi langit malam.

ISS - Glocester, Massachusets 24 Desember 2006


ISS - Texas 19 November 2008

Di bawah ini rekaman videonya.


Nah, suatu hari, jika kalian melihat objek serupa, paling tidak kalian punya dugaan mengenai identitas objek itu yang sebenarnya.

Jika kalian tertarik untuk melihat salah satu objek tersebut melintasi langit di daerah kalian, kunjungi website heavens-above.com untuk melihat jadwal penampakan satelit.

Atau kunjungi spaceflight.nasa.gov, pilih wilayah kediaman kalian, dan kalian akan bisa melihat jadwal waktu terbaik untuk mengamati objek-objek angkasa tersebut.

Selamat mengamati!

(space.com, wikipedia)

Q & A: Apakah film Fourth Kind berdasarkan pada kisah nyata?

Evan said...

Bang enigma, sudah pernah nonton fourth kind ? atau tahu tentang film semi dokumenter tsb? Apa komentar anda? kalau bisa nanti tolong dibahas ya..thx.


February 19, 2010 6:54 PM


Film Fourth Kind adalah sebuah film yang ditulis dan disutradarai oleh Olatunde Osunsanmi yang mulai tayang perdana pada tanggal 6 November 2009. Film ini mengklaim bahwa apa yang diceritakannya berdasarkan pada kisah nyata mengenai misteri hilangnya sekelompok orang di sebuah desa bernama Nome di Alaska.

Pada awal-awal film ini, penonton disuguhi dengan pemandangan berupa gunung dengan pohon-pohon yang indah. Namun, sebenarnya Nome tidak memiliki pemandangan seperti itu. Wajar, karena film ini sebenarnya diambil di Bulgaria.

Lalu, dimulailah kisah film ini yang belakangan menceritakan bahwa sekelompok orang yang hilang secara misterius tersebut sebenarnya diculik oleh para alien.

Namun sebelum melihat kasus ini lebih jauh, saya akan bercerita sedikit mengenai judul film ini.

Close Encounter
Kata "Fourth Kind" mungkin sedikit asing bagi beberapa dari kalian. Istilah ini sebenarnya merupakan sebuah terminologi dalam dunia ufo.

Dalam bukunya yang berjudul "The UFO experience : A scientific Inquiry" yang terbit tahun 1972, seorang peneliti UFO bernama J. Allen Hynek pertama kali mulai mengemukakan istilah Close Encounter of the First Kind hingga Third Kind. Lalu Fourth kind dan seterusnya ditambahkan oleh peneliti lainnya.

Untuk sekedar menambah pengetahuan, saya akan jelaskan secara singkat mengenai istilah-istilah ini :

Close Encounter of the First kind adalah pengalaman penampakan satu atau lebih objek terbang tidak dikenal yang bisa berupa piring terbang atau cahaya-cahaya aneh.

Close Encounter of the Second Kind adalah pengalaman dengan UFO yang disertai dengan efek fisik seperti panas, radiasi, kerusakan pada daratan, efek pada manusia, hewan yang ketakutan, sinyal yang terganggu atau waktu yang hilang (Lost Time).

Close Encounter of the Third Kind adalah perjumpaan dengan makhluk alien. Hynek tidak mendefinisikan makhluk ini dengan jelas atau menyebut asal-usulnya. Ia hanya mengatakannya sebagai "animate beings". Istilah ini juga pernah digunakan oleh Stephen Spielberg untuk salah satu judul filmnya.

Sedangkan istilah Close Encounter of the Fourth Kind merujuk kepada peristiwa penculikan oleh alien.


Selain empat Close Encounter tersebut, masih ada Close Encounter tambahan lainnya, yaitu :

Fifth Kind, yang merujuk kepada kontak atau hubungan dengan alien yang terjadi secara sadar dan proaktif.

Lalu Sixth Kind yang merujuk kepada insiden yang melibatkan UFO yang membawa dampak berupa luka atau kematian.

Sedangkan Seventh Kind merujuk kepada hibridisasi alien dengan manusia, sebuah konsep yang diterima luas oleh para penganut teori UFO masa purba.

Memisahkan Fiksi dengan Realita
Jadi, dari judulnya saja, film ini sudah mengindikasikan mengenai penculikan oleh alien. Namun, pertanyaannya apakah film ini benar-benar berdasarkan pada peristiwa nyata ?

Jawaban untuk pertanyaan ini adalah : Ya !

Memang, di Nome, Alaska, selama kurun waktu 40 tahun, puluhan orang yang kebanyakan adalah suku asli lokal menghilang atau tewas tanpa sebab yang jelas. Dalam hitungan statistik, Nome memang termasuk desa dengan persentase kehilangan orang terbesar di Amerika.

Tapi, benarkah para alien menculik para penduduk Nome yang hilang tersebut ?

Jawabannya adalah : Tidak ! Paling tidak itulah jawaban dari FBI dan para penduduk lokal Nome.

Teknik Penyutradaraan dan Marketing

Film ini sebenarnya hanyalah sebuah interpretasi liar dari seorang pembuat film, sama seperti interpretasi Stephen Spielberg yang percaya bahwa Crystal Skull adalah tengkorak alien di film Indiana Jones and the kingdom of Crystal Skull.

Yang membuat para penonton terkecoh adalah keahlian sang sutradara membuat narasi dan metode pengambilan gambar yang menciptakan atmosfer semi dokumenter pada film ini. Metode ini bukan hal yang baru karena sebelumnya film "Blair Witch Project" dan "Paranormal Activity" juga menggunakan metode yang serupa.

Selain metode pengambilan gambar yang cerdas, hal lain yang membuat banyak orang terkecoh adalah metode marketing yang dilancarkan untuk mempromosikan film ini.

Dalam facts sheet yang diberikan oleh Universal Studio mengenai film ini, disebutkan bahwa Olatunde Osunsami pertama kali terinspirasi untuk membuat film ini setelah mendengar mengenai Dr. Abigail Tyler dari seorang temannya.

Lalu, dalam Facts sheet itu juga disebutkan bahwa :

"Pada musim gugur tahun 2000, pasien sang terapis (Dr. Abigail Tyler), di bawah pengaruh hipnotis, menunjukkan sikap yang menunjukkan adanya perjumpaan dengan makhluk yang bukan manusia."

Disebutkan juga bahwa sementara sang psikolog menyelidiki fenomena ini, ia menemukan adanya sejarah kasus orang hilang di wilayah itu yang dimulai sejak tahun 1960an. Semakin ia menggali lebih dalam, semakin ia percaya bahwa cerita-cerita yang disampaikan pasiennya bukanlah False Memory, melainkan sebuah bukti komprehensif yang mengkonfirmasi adanya peristiwa penculikan oleh alien.


Lalu, di bagian lain statement itu juga mengatakan bahwa sebagian adegan yang ditampilkan di film itu adalah adegan-adegan nyata yang diciptakan ulang.

Untuk menambah kuat pengaruh pencitraan itu, pada awal film, Milla Jovovich tampil dengan mengatakan bahwa ia memerankan Dr. Abigail Tyler dan adegan yang akan disaksikan sangat mengganggu.

Kombinasi dari semua teknik ini akhirnya menciptakan kepercayaan bahwa peristiwa yang diceritakan dalam film ini sungguh-sungguh nyata.

Apa yang sebenarnya terjadi di Nome ?

Nome, adalah sebuah desa kecil di Alaska yang berpenduduk hanya sekitar 4.000 jiwa. Dalam rentang waktu sekitar 40 tahun, puluhan penduduk desa itu menghilang atau tewas karena sebab yang tidak bisa dijelaskan, kebanyakan adalah para penduduk asli Alaska.

Walaupun telah terjadi sejak tahun 1960an, baru pada tahun 2005 FBI dipanggil untuk menyelidiki kasus ini karena kecurigaan adanya pembunuh berantai yang bergentayangan di Alaska. Departemen analisa perilaku FBI dari Quantico setuju untuk memprofile setiap kasus dengan tujuan untuk menemukan mata rantai yang menghubungkannya.

Setelah melakukan penyelidikan intensif terhadap 24 kasus yang diserahkan oleh kepolisian setempat, FBI menemukan hanya 9 orang yang benar-benar menghilang tanpa jejak. Sisanya tewas oleh sebab yang tidak terlalu jelas. Namun FBI berkesimpulan bahwa tewasnya sejumlah orang ini sangat erat kaitannya dengan konsumsi alkohol dan cuaca musim dingin yang sangat tidak bersahabat. Nome memang terkenal dengan bar dan minuman kerasnya.

Mungkin sebagian dari kalian tidak percaya dengan kesimpulan FBI, tapi apapun kesimpulan mereka, tidak pernah sekalipun dalam kasus ini pernah muncul teori mengenai alien, baik dari FBI, kepolisian, penduduk ataupun keluarga korban.

Namun, bagi Olatunde Osunsanmi, kasus orang yang hilang ini dieksploitasi dengan menyebutnya sebagai kasus penculikan alien.

Kawerak Inc, sebuah organisasi nirlaba di Alaska yang turut mendorong pihak berwajib menyelidiki kasus ini lebih serius bahkan menganggap film Fourth Kind sebagai film yang mengada-ada.

"Film itu terlihat menggelikan," Kata presiden Kawerak Inc, Melanie Edwards. "Film ini tidak sensitif terhadap anggota keluarga dari orang-orang yang menghilang di Nome."

Walikota Nome, Denise Michels, memberikan komentar senada,"Film horor yang berusaha mengatakan bahwa penduduk-penduduk Nome yang hilang adalah akibat penculikan alien hanyalah sebuah fantasi Holywood."

"Orang-orang harus sadar bahwa film ini cuma sebuah thriller science fiction."

Michels juga mengatakan bahwa akibat film ini, para penduduk Nome banyak menerima telepon dari orang-orang yang menanyakan soal kebenaran kisah film ini, dan mereka cukup lelah menanggapinya.

Lalu, jika teori penculikan alien dianggap mengada-ada, bagaimana dengan Dr. Abigail Tyler ?

Apakah psikolog ini benar-benar ada ?

Dr. Abigail Tyler - Psikolog Misterius
Inipun sebuah teknik marketing yang lain. Sang sutradara mengaku bahwa ia mendengar mengenai Dr. Abigail Tyler dan mendapatkan banyak informasi darinya mengenai peristiwa penculikan alien di Nome. Namun sebenarnya tidak ada orang yang pernah mendengar mengenai Dr. Abigail Tyler, termasuk badan pemberi lisensi psikolog negara bagian dan presiden Asosiasi Psikolog Negara Bagian.

Satu-satunya sumber website yang berhubungan dengan psikologi yang menyebutkan nama Dr.Abigail Tyler adalah alaskapsychiatryhournal.org. Dalam halaman web itu kita bisa menemukan nama dan biografi singkat Dr. Abigail Tyler.

Jika memang namanya ada di halaman web itu, mengapa namanya tidak dikenal sama sekali di kalangan psikolog ?

Jawabannya adalah : alaskapsychiatryhournal.org adalah bagian dari strategi pemasaran film tersebut.

Domain tersebut ternyata didaftarkan pada Agustus 2009, hanya 3 bulan sebelum peluncuran film tersebut. Setelah film tersebut beredar luas, web tersebut ternyata sudah tidak bisa diakses.

Terlalu kebetulan !

Tentu saja, web ini merupakan bagian dari strategi viral marketing yang dilancarkan pembuat film Fourth Kind.

Selain web itu, beberapa orang yang mencoba mencari keberadaan Dr Tyler selalu menemui jalan buntu dan sepertinya satu-satunya orang yang mengkonfirmasi keberadaan Dr.Tyler hanya sang sutradara film, Olatunde Osunsami.

Jika Dr. Abigail Tyler benar-benar ada, dimanakah dia berada sekarang ?

Catatan tambahan
Tulisan ini saya ambil dari beberapa media asing yang pernah menulis mengenai kisah Nome yang sesungguhnya. Link-linknya, bisa kalian lihat dengan mengklik sumber-sumber di bawah tulisan. Kesimpulannya, tentu saja, film ini hanyalah sebuah film science fiction, bukan dokumenter atau semi dokumenter.

Karena tulisan ini berfokus pada film Fourth Kind, maka saya tidak bercerita panjang lebar soal misteri lenyapnya penduduk Nome. Lagipula, informasi mengenai peristiwa Nome sangat sedikit sehingga saya tidak bisa membuatnya menjadi tulisan yang informatif. Jadi kalian harus puas dengan pembahasan ini.

(cnn.com, examiner.com, adn.com)


Komentar Pilihan

Chris said...

Sudah banyak yg comment ya...

Berbicara ttg alien memang tidak pernah ada matinya. Kecenderungan manusia utk menyukai misteri, membuat fantasi 'liar'nya diharapkan sebagai kenyataan. Tapi 'biasanya' manusia berharap agar 'fantasi liar'nya itu tetap ada celah utk exist, walaupun fakta bertubi2 mengantamnya...


Saya rasa sang sutradara 4th kind ini memang Brilliant. Setuju dgn Mr.Enigma. Sang sutradara hampir berhasil memanipulasi opini penonton dgn teknik dokumenternya.Tapi pengerjaannya agak 'terburu-buru' saya rasa. Ada beberapa alasan yang mengungkapkan kelemahannya:


1. Media propagandanya, alaskapsychiatristjournal.com, berusia terlalu muda jika dihitung dari peluncuran film. Yaitu spt yg Mr.Enigma bilang. Informasi seperti ini hanya dapat diperoleh melalui usaha EXTRA. Seharusnya, jurnal propaganda itu diluncurkan bertahun-tahun sebelum peluncuran 4th kind. Biar terkesan lbh meyakinkan.


2. Penonton seolah 'disihir' bahwa film itu memuat rekaman dokumentasi Dr. Abigail Tyler yg asli yg digambarkan sbg seorang wanita berwajah pucat, bermata cekung dan terkesan depresi. Penonton akan merasa demikian, karena di awal film, muncul Milla Jovovich yg mengatakan dirinya berperan sbg Dr. Abigail Tyler dan menambahkan beberapa 'info' pelengkap spt rentang waktu kejadian antara tgl 1 - 9 oktober 2000, tempatnya di Nome, Alaska. Dan yg paling mengesankan, KLAIM yg dikatakan oleh Milla bahwa dlm film 4th Kind ditambahkan rekaman dokumentasi film Dr. Abigail Tyler yg asli dari sesi hypnotherapy olehnya. Milla juga mengatakan bahwa film ini dibuat berdasarkan arsip nyata material video, audio dan interview Dr. Abigail Tyler dgn sang Sutradara. Milla juga mengatakan nama2 tokoh dlm film ini sudah diubah dgn alasan perlindungan privasi. Ditambahkan pula bahwa beberapa cuplikan dlm film ini diklaim sbg 'extremely disturbing'.


Kemudian dgn sentuhan gaya dokumenter, yg pd saat tertentu mengalihkan cuplikan film ke rekaman dokumenter kemudian balik lg ke cuplikan film atau ditayangkan secara bersamaan, dan sensor terhadap penyebutan nama orang2 yg terlibat, merupakan teknik yg cukup efektif. Semua hal itu sudah cukup utk membangun opini umum pd penonton bahwa film ini berdasarkan adalah benar dan mengungkapkan kejadiannya sebenarnya, alias non-fiksi.


Nah, sekarang apakah psychiatrist Dr. Abigail Tyler benar2 ada?


Jika dia nyata, seharusnya namanya terdaftar di organisasi keprofesiannya, spt yg dijelaskan Mr.Enigma.


Tapi, jika ditanya: ''Apakah film The Fourth Kind adalah true story?''.

Maaf, saya harus menjawabnya 'TIDAK'.

Karena apapun yang disodorkan dalam film ini sbg bukti/fakta dari rekaman video , audio dan interview dgn 'Dr. Abigail Tyler' akan SIA-SIA karena yang diwawancarai oleh sutradara film ini pada awal film (Olatunnde Osunsanmi) adalah BUKAN Dr. Abigail Tyler, tapi adalah seorang aktris Inggris bernama CHARLOTTE MILCHARD (Google it!) . Jadi, wawancara yang ditayangkan pd awal film antara sang sutradara dgn Dr. Abigail Tyler adalah PALSU. Wawancara adalah rekayasa.


Sehingga klaim film ini berdasarkan material dokumentasi jadi KEHILANGAN VALIDITASnya dan memang tak salah ini merupakan FILM PEMBOHONGAN, karena memaksakan fiksi menjadi seolah2 nyata untuk MERAUP KEUNTUNGAN. Tapi, apapun yg terjadi dgn film ini, sepertinya tidak bisa mengubur teori Alien Abduction utk selamanya. Karena misteri yang lain tentangnya is still out there.


Selalu ada tempat buat spekulasi..selalu ada kemungkinan2...SELALU ADA SISI YANG LAIN... ^_^


February 26, 2010 9:05 AM



Q & A: Apakah Hawk MK 209 bisa menciptakan sonic boom ?

Anonymous said...

Di pontianak pada tanggal 20 januari 2010 sekitar pukul 9-10 pagi wib terjadi ledakan seperti bom diangkasa, saya lagi berada didalam kantor sempat kaget beserta teman-teman yang lain. Setelah tanya sana-sini, dikatakan sebelum ledakan terlihat cahaya seperti kilat bewarna merah, kemudian terlihat gumpalan awan tebal berbentuk lingkaran. Ledakan sangat kuat hingga terdengar keseluruh kota, dari koran setempat di dapat pernyataan dari TNI AU bahwa telah terjadi sonic boom dari pesawat tempur jenis Hawk 200 yang sedang latihan. Benarkah Hawk 200 bisa membuat sonic boom di ketinggian 30.000 kaki ?

January 21, 2010 11:18 AM



Jawaban :

Sonic Boom adalah sebuah gelombang kejut yang dihasilkan oleh pesawat atau objek lain yang bergerak dengan kecepatan supersonic. Gelombang kejut ini juga akan terdengar dalam bentuk suara ledakan. Sedangkan Istilah supersonic merujuk kepada kecepatan yang melebihi kecepatan suara.

Jika sebuah pesawat bergerak sama dengan kecepatan suara, maka kecepatan pesawat itu disebut Mach 1. Jika ia terbang dua kali kecepatan suara, maka kecepatannya disebut Mach 2. Jika pesawat bergerak dengan kecepatan Mach 5 keatas, maka kecepatan itu disebut Hypersonic.


Pesawat yang dimiliki oleh TNI AU di Pontianak (Lanud Supadio) adalah pesawat jenis Hawk MK 209, salah satu varian dari Hawk 200 (bukan skyhawk 200). Ini dikonfirmasi oleh website resmi TNI AU. Pesawat ini hanya memiliki kecepatan terbang Maksimal 1.019 km/jam atau 633 mil/jam.


Pada suhu normal, sekitar 20 derajat celcius, gelombang suara bergerak dengan kecepatan sekitar 343 meter/detik atau 768 mil/jam atau 1.236 km/jam. Jadi untuk menciptakan sonic boom, sebuah pesawat harus bergerak melebihi kecepatan ini.

Pada ketinggian 30.000 kaki temperatur udara menjadi lebih rendah. Temperatur yang rendah membuat kecepatan suara menjadi lebih lambat. Mach 1 pada ketinggian ini hanya berkisar pada 670 mil/jam. Tapi itu tidak berarti sonic boom bisa lebih mudah tercipta. Hal ini dikarenakan temperatur yang rendah ini akan membengkokkan gelombang suara ke atas.

Jadi supaya sonic boom bisa terdengar sampai ke bumi, maka pesawat tersebut harus terbang di atas kecepatan Mach 1 lebih dari biasanya. Misal, pada ketinggian 30.000 kaki, kecepatan suara adalah 670 mil/jam, namun supaya suara sonic boom bisa terdengar ke bumi, maka pesawat tersebut harus bergerak dengan kecepatan 750 mil/jam atau Mach 1,12.

Kecepatan ini melebihi kecepatan maksimal Hawk 209 yang cuma 633 mil/jam.

Jadi, menurut saya, pesawat Hawk 209 tidak bisa menciptakan sonic boom.

Baca juga mengenai ledakan bone yang menciptakan sonic boom.

(militaryaviation.eu, sky-flash.com)


Komentar Pilihan


Anonymous said...

Pesawat Hawk 209 tidak bisa menciptakan sonic boom, kecuali Hawk 209 nya sudah di tambah teknologi sonic boom, dengan alasan, secara militer indonesia terpaksa harus meningkatkan kekuatan tempur indonesia dengan mengupgrade senjata lama dengan menggunakan teknologi baru pasca embargo militer oleh US dan krisis moneter yang menyebabkan pengadaan peralatan militer baru yang luar biasa mahal, terutama di garis-garis perbatasan dengan negeri lain (kalimantan berbatasan langsung dengan malaysia),dan secara garis besar, hampir semua peralatan tempur tua milik indonesia mengalami pengupgrade-an teknologi secara masal oleh TNI karena biaya yang lebih murah dibanding dengan pengadaan alat baru. Hal ini sudah hampir menjadi rahasia umum dan dibahas di forum-forum militer, jadi menurut saya kemungkinan itu tetap ada, bahwa pesawat Hawk 209 bisa menciptakan sonic boom, tapi over all, saya sangat suka dan respect dengan blog ini, minta izin jadi pengunjung tetap disini ya :)
January 26, 2010 2:33 PM


Fauzan said...

Hawk 209 mungkin bisa menciptakan sonic boom tapi sebelumnya harus melakukan beberapa manuver khusus seperti yg dilakukan pada latihan TNI AU menggunakan F-86 Sabre meskipun pesawat ini hanya dirancang untuk subsonik. Setelah lepas landas, pesawat melakukan manuver-manuver tertentu misalnya S-split dilanjutkan Full Throttle lalu menukik 15 derajat ke bawah utk meningkatkan kecepatan sehingga beberapa detik kemudian pesawat mencapai mach 1.1 & menciptakan sonic boom.however, I like this blog:)
January 27, 2010 2:12 PM


Q & A: Apakah FBI memiliki departemen X-Files?

Saya membuat kategori baru di blog ini. Namanya Q & A, question and answer. Isi kategori ini adalah jawaban atas beberapa pertanyaan yang diajukan di blog ini. Jika pertanyaan itu cukup menarik namun tidak membutuhkan jawaban yang panjang, maka saya akan mempostingnya dan memasukkannya ke kategori ini.


Ini bukan berarti saya mengetahui semua jawaban atas pertanyaan yang diajukan. Saya hanya mencari jawabannya dari sumber yang kredibel di internet dan meneruskannya kepada kalian.

Ini pertanyaan pertama dari kategori ini :

Delly said...

Bahas soal X Files dong ?? Di FBI sono ada ga departemen ini ??

January 11, 2010 12:29 PM


Jawaban :

Di situs resmi FBI, pertanyaan ini dijawab dalam bagian Top Ten Myths in FBI History. Saya menerjemahkannya kata per kata.

Myth #9) The FBI has �X-Files.�

Well, pertama, FBI tidak bertujuan untuk menyelidiki peristiwa supranatural seperti yang dilakukan Scully dan Mulder di film seri the X-Files. Ya, kami memang memiliki beberapa kasus yang berhubungan dengan fenomena yang tidak biasa seperti mutilasi ternak, ufo dan Roswell. Namun itu hanya karena beberapa orang mulai melaporkan sesuatu dan kami menerima dan mencatat laporan tersebut.

Beberapa kasus itu memang memiliki potensi pelanggaran terhadap hukum-hukum federal di dalam wilayah yurisdiksi kami sehingga kami menyelidikinya. Salah satu contohnya adalah Operation Majestic 12, sebuah organisasi yang disebut merupakan kumpulan rahasia para pejabat pemerintah yang ditugaskan presiden Truman untuk mempelajari insiden Roswell. Ketika dokumen yang disebut-sebut sebagai dokumen rahasia Majestic 12 muncul ke permukaan, kami diminta untuk menyelidiki kemungkinan adanya pembocoran informasi rahasia negara.

Biro akhirnya menyimpulkan bahwa dokumen tersebut palsu. Jadi, intinya adalah : Walaupun agen-agen FBI yang memburu alien dan makhluk supranatural lainnya bisa menjadi hiburan yang menarik, hal itu bukan deskripsi pekerjaan kami dan kami juga tidak memiliiki koleksi rahasia "X-Files" dimanapun.

Dalam situs fbi.gov juga terdapat satu bagian yang disebut "Unusual Phenomena Listing". Di dalamnya terdapat daftar beberapa kasus tidak biasa seperti yang disinggung di pernyataan diatas, yaitu :

Animal/Cattle Mutilation
Majestic 12
Project Blue Book

Roswell
Unidentified Flying Objects.


Jadi, FBI memang menyelidiki beberapa kasus yang tidak biasa, namun biro ini tidak memiliki departemen X-Files.

Mungkin beberapa dari kalian akan berkata,"Tapi, brother enigma, bisa saja kan mereka menutup-nutupinya ?"

Untuk pertanyaan itu, brother enigma tidak punya jawabannya :)



(Sumber dan link ke situs FBI sudah saya sertakan di dalam tulisan)