Inbox: Jejak vertikal di langit Balikpapan

Di bawah ini adalah email dari Busur Kuma. Isinya adalah video dan foto yang menunjukkan adanya sebuah objek yang terbang vertikal dengan meninggalkan jejak yang terang.

Met siang bang enigma.

Saya punya foto yang mirip dengan chemtrail. Foto itu diambil pada 18 februari 2010 saat saya lagi dikampus.


Awalnya langit seperti biasanya, tidak mendung dan awan-awan halus ada di sekitarnya. Tiba-tiba pandangan saya tertuju pada suatu objek, mungkin tidak tepat saya sebut objek karena tidak terlihat.


Lalu, ada jalur putih yang terbentuk dari bawah ke atas. Meskipun sudah melihat terbentuknya jalur itu, saya tidak melihat bentuk objek di ujung jalur tersebut. Seolah-olah jalur tersebut memanjang dengan sendirinya.


Jalur itu terbentuk dari bawah ke atas. Saya mengira itu uji coba roket atau semacamnya (mustahil kalau pesawat karena saya tidak mendengar suara apapun dan pasti kelihatan bentuk pesawatnya).

Tapi kalaupun itu roket, saya pikir pasti saya mendengar suaranya. Saya tidak begitu yakin mengenai ada tidaknya objek di ujung jalur itu.

Tapi saya percaya pendengaran saya 90 %. Saya tidak melihat saat jalur itu pertama kali terbentuk, kira-kira saya baru melihat saat panjangnya mencapai 1/4 jalur tsb.

Email kedua :


Oh ya, nama saya busur . Foto itu diambil di daerah gunung pasir, kota Balikpapan. Saya juga punya videonya . Secepatnya akan saya kirim. Saya ralat bahwa saya tidak melihat objek di ujungnya. Barusan saya lihat videonya dengan komputer dan ada objek putih d ujung jalur itu. Di HP nggak keliatan . Secepatnya saya kirim.

Thx bang enigma

ufo believer

Catatan:
Jika kalian menonton videonya, perhatikan di ujung atas jejak vertikal. Pada detik kedua, akan muncul sebuah objek kecil berwarna putih yang terbang ke atas. Ini menunjukkan kalau jejak ini adalah jejak objek yang terbang ke atas, bukan jejak benda jatuh.


Awalnya, ketika saya melihat video di atas, saya tertarik dengan jejak nyaris vertikal berwarna terang yang tidak terlihat seperti asap. Seakan-akan ada seseorang yang mengambil sebuah spidol berwarna kuning dan mencoret langit. Namun, dari foto yang diambil kemudian, terlihat jejak itu memudar menjadi asap sehingga saya yakin kalau jejak itu adalah jejak sebuah roket.

Jejak seperti itu terjadi akibat adanya kondensasi uap air yang keluar dari mesin roket. Ketika gas yang dikeluarkan oleh roket mendingin, maka ia akan menciptakan awan dari tetesan air mikroskopis. Maka kita mendapatkan sebuah contrail.

Jika eksperimen dilakukan dari tempat yang cukup jauh, saya yakin Busur tidak akan mendengar suara apapun.

Eksperimen roket di Indonesia biasanya dilakukan oleh dua institusi. Pertama adalah LAPAN dan kedua adalah PINDAD. Umumnya, percobaan roket selalu mendapat liputan dari media. Namun saya tidak menemukan informasi adanya percobaan roket yang dilakukan oleh kedua institusi tersebut pada tanggal 18 Februari 2010.

Jadi, walaupun saya yakin objek yang terlihat di video adalah roket, saya tidak bisa menentukan institusi mana yang melakukan uji coba itu.

Tapi sekali lagi, ini cuma pendapat saya.

UPDATE 17 Juli 2011:

Kalian bisa membaca kemungkinan penjelasan lain mengenai fenomena ini disini.

Misteri Flying Rod - Penjelasan

Sebenarnya sudah lama saya ingin memposting soal ini, namun selalu lupa. Kali ini, saya ingat, dan saya memposting tulisan ini dengan tujuan untuk mengakhiri misteri Flying Rod yang membingungkan.


Pada awal-awal saya membuat blog ini pada Februari 2009, saya memang tidak meneliti sebuah kisah lebih mendalam. Karena itu, banyak tulisan-tulisan awal blog ini berisi berita yang kemungkinan memang hoax. Tapi, saya berniat untuk mengevaluasi beberapa topik yang saya curigai sebagai hoax. Jadi tunggu saja.

Soal Flying Rod, pada tulisan saya di tanggal 12 Februari 2009, saya menulis kalau Monster Quest dari History Channel pernah memecahkan misteri Flying Rod dengan menggunakan dua kamera berkecepatan tinggi, namun saya tidak mengelaborasinya lebih jauh. Di tulisan ini, saya akan membahas pemecahan ini.

Bagi yang belum tahu mengenai makhluk ini, berikut penjelasan singkat :

Flying Rod, yang juga sering disebut sebagai sky fish adalah entitas yang pertama kali ditemukan oleh Jose Escamilla pada tanggal 19 Maret 1994 ketika ia sedang merekam kegiatan base jumping di gua Swallow, Meksiko. Dalam rekaman tersebut, terlihat adanya makhluk terbang berbentuk tongkat berwarna putih dengan membran tipis seperti ubur-ubur.


Makhluk misterius ini sepertinya terlihat di seluruh dunia, seperti yang terlihat dalam rekaman foxnews yang sedang meliput perang Irak di bawah ini.

Anehnya, makhluk ini tidak pernah terlihat dengan mata telanjang. Mereka hanya terlihat dengan kamera. Karena itu makhluk ini dianggap memiliki kecepatan terbang yang sangat tinggi.

Sebagian orang beranggapan kalau Flying Rods adalah entitas cryptid terbaru yang belum teridentifikasi oleh sains modern.


Sebagian orang lagi percaya kalau Rod memiliki hubungan dengan UFO. Bahkan Jose Escamilla menamai websitenya Roswellrods.com. Jose menjadi sangat populer dan kaya karena penemuannya ini.

Namun, misteri yang membingungkan ini sebenarnya telah terpecahkan dengan sempurna dan saya rasa bukti yang diberikan sangat konklusif.

Pada tanggal 8 September 2005, salah satu stasiun televisi di Cina, CCTV (China Central Television), menayangkan dua seri dokumenter mengenai Flying Rod. Di dalam film itu disebutkan kalau pada bulan Mei-Juni 2005, kamera pengawas di perusahaan farmasi Zhenguo di kota Tonghua menangkap flying rod beterbangan di sekitar bangunan kantor.

Para peneliti yang kebingungan kemudian mencoba untuk menangkap makhluk itu hidup-hidup. Lalu, mereka memasang jaring besar dan mulai menyalakan kamera pengawas. Ketika Flying Rods terlihat di kamera, mereka segera melihat ke jaring yang telah dipasang.

Mereka menemukan ngengat dan serangga!

Flying Rod ternyata hanya serangga!

Para peneliti Cina kemudian mengambil kesimpulan kalau serangga tersebut bisa terlihat seperti Flying Rod karena efek kecepatan kamera. Kesimpulan ini kemudian diteguhkan kembali oleh para peneliti acara televisi Monster Quest dari History Channel.

Dalam usahanya untuk menciptakan ulang makhluk ini, Monster Quest memasang dua kamera. Satu kamera dengan kecepatan rendah dan satu lagi kamera berkecepatan tinggi. Kedua kamera tersebut mengarah ke lokasi yang sama.

Kemudian, seekor ngengat lewat. Pada kamera berkecepatan tinggi, terlihat seekor ngengat sedang terbang. Namun pada kamera berkecepatan rendah, ngengat tersebut terlihat sebagai Flying Rod.

Lihat gambar di bawah ini. Di sebelah kanan, adalah tampilan layar kamera berkecepatan tinggi, sedangkan di sebelah kiri adalah tampilan layar kamera berkecepatan rendah.


Ini jelas merupakan bukti yang sangat konklusif!

Bagaimana kamera bisa menciptakan efek seperti itu?

Untuk mengerti hal itu, kita harus memahami cara kerja sebuah kamera video.

Penjelasan gampangnya seperti ini:

Jika kita memotret seekor burung dengan kamera foto, maka kita akan mendapatkan sebuah gambar dua dimensi.

Cara kerja kamera foto ini berbeda dengan cara kerja kamera video.

Kamera video memberikan kepada kita sebuah gambar bergerak dengan cara menggabung-gabungkan gambar-gambar yang terdapat dalam frame. Kalian yang suka mengedit video dengan software pasti mengerti maksud saya.

Jika kita mem-pause rekaman kita, maka kita akan mendapatkan sebuah gambar di dalam sebuah frame.

Di dalam kamera, Satu Frame bisa dibagi-bagi ke dalam Fields (mini frame).

Format video yang biasa dipakai dalam kamera video modern adalah NTSC. Format ini memiliki kecepatan 1/60. Artinya, kamera ini menangkap 60 fields dalam 1 detik. Sedangkan untuk format PAL, kecepatannya 1/50.

Jika kita merekam seekor burung yang memiliki kecepatan kepak sayap lebih dari 60 kali perdetik, maka itu berarti ada lebih banyak kepakan sayap burung dibanding jumlah field dalam satu detik. Ini menyebabkan dalam 1 field bisa terdapat beberapa kali kepakan sayap yang akhirnya membuat gambar burung menjadi blur.


Dari penjelasan di atas, kita tahu bahwa semakin rendah kecepatan kamera, gambar yang dihasilkan akan semakin blur. Contoh lain, adalah foto mobil di bawah ini yang direkam dengan dua kamera yang berbeda kecepatan.


Sama kasusnya dengan serangga.

Serangga memiliki kepakan sayap bervariasi antara 10 hingga 250 kepakan perdetik. Ini artinya dalam satu field bisa terdapat lebih dari satu kepakan sayap yang menyebabkan gambar serangga menjadi blur.


Serangga yang bergerak maju dikombinasikan dengan blur ini akan menghasilkan efek Flying Rods.


Semakin rendah kecepatan kamera, maka semakin banyak jumlah kepakan sayap dalam satu field yang membuat efek ini menjadi semakin indah.

Kalian juga bisa menciptakan flying rod kalian sendiri dengan melakukan seperti petunjuk di atas. Jika kalian mengubah kecepatan kamera menjadi 1/30 dan mulai merekam serangga yang lewat, kalian akan mendapatkan Flying Rod. Akan lebih bagus jika serangga itu diberi cahaya tambahan karena Flying Rod akan menjadi lebih indah.


Bukti-bukti mengenai ini begitu konsklusif sehingga saya menolak untuk memperdebatkannya lagi.

Walaupun begitu, Jose Escamilla dan teman-temannya masih menolak mengakui hasil eksperimen ini dan bahkan mengakui pernah mendapatkan rekaman Flying Rod di dalam laut. Anyway, saya memeriksanya dan ada satu masalah: Saya tidak bisa menemukan Rod di dalam rekaman itu :)

Lalu, ada lagi rumor bahwa seorang anak di Inggris berhasil menangkap Flying Rod yang disimpan di dalam toples. Saya yang ingin tahu segera membuka video itu dan ternyata yang ditangkapnya adalah seekor ngengat!

Beberapa klaim lain yang mengatakan bahwa mereka pernah menangkap Flying Rod tidak pernah terbukti.

Jadi, menurut saya, sudah saatnya Jose Escamilla say Goodbye to Fame and Fortune!

Cenote Angelita - Sungai di bawah laut? Penjelasan singkat!

Awalnya, saya sama sekali tidak berniat untuk memposting soal ini. Namun sepertinya Cenote Angelita menjadi begitu terkenalnya di Indonesia sehingga saya menerima banyak sekali email yang meminta saya untuk menulis soal ini. Karena itu harap maklum kalau tulisan ini sedikit terlambat.


Saya berusaha mengumpulkan beberapa informasi mengenai Cenote Angelita sehingga kalian bisa mendapatkan informasi yang berbeda dari yang sudah kalian baca, walaupun tidak banyak yang baru. Banyak yang bertanya kepada saya apakah berita ini sebuah hoax atau bukan. Jawabannya, bukan hoax. Tapi ada beberapa hal yang harus diluruskan.

Sebelum masuk ke Cenote Angelita, kita harus mengerti arti "Cenote". Kata "Cenote" itu berasal dari kata suku maya "D'zonot" yang berarti "sebuah lubang/gua bawah tanah yang memiliki air". Sedangkan "Angelita" berarti "malaikat kecil". Jadi Cenote Angelita berarti "Gua Malaikat Kecil".

Istilah Cenote ini digunakan untuk merujuk kepada gua/lubang yang ada di semenanjung Yucatan, Mexico. Selain Cenote Angelita, di semenanjung Yucatan, ada Cenote-Cenote lainnya, seperti Cenote Aktun Ha, Cenote Calavera, Cenote Chac Mool dan lain-lain. Formasi gua-gua ini terhubung dengan laut dan terbentuk sekitar 6.500 tahun yang lalu.


Cenote-cenote ini memiliki sejarah sangat tua. Suku Maya biasa menggunakannya untuk bepergian ke kota lain. Namun baru pada abad ke-20 ketika penyelaman dan penjelajahan gua menjadi populer, Cenote-cenote ini kembali menarik perhatian.

Cenote Angelita yang sedang kita bicarakan ini terletak sekitar 17 kilometer dari Tulum. Ia memiliki diameter lubang sekitar 30 meter dengan kedalaman sekitar 60 meter. Cenote ini berada di wilayah hutan lebat yang memiliki keanekaragaman flora fauna yang cukup kaya. Bahkan Jaguar juga tinggal di hutan ini.

Karena itu sebenarnya kurang tepat kalau menyebut Cenote Angelita sebagai sungai di dasar laut. Cenote Angelita sebenarnya sebuah gua berair di tengah hutan, bukan di laut, walaupun airnya memang terhubung dengan laut.


Jika kita menyelam ke dalam Cenote Angelita, kita akan menemukan air tawar pada kedalaman 30 meter pertama yang kemudian diikuti dengan air asin pada kedalaman 60 meter. Pada kedalaman itu juga kita bisa melihat sungai dan pohon-pohon di dasarnya.

Nah, Sekarang saya akan membahas tiga karakteristik Cenote ini yang banyak membingungkan orang, yaitu :
  1. Mengapa air asin dan air tawar bisa tidak bercampur?
  2. Bagaimana bisa ada sungai di bawah laut?
  3. Bagaimana pohon bisa hidup di dalam air?
Air asin dan air tawar
Dalam deskripsinya mengenai Cenote Angelita, Anatoly Beloschin, seorang fotografer profesional mengatakan :

�We are 30 meters deep, fresh water, then 60 meters deep � salty water and under me I see a river, island and fallen leaves.."

"Di kedalaman 30 meter, air tawar, lalu pada kedalaman 60 meter, air asin, dan dibawah saya melihat sebuah sungai, pulau dan daun-daun yang jatuh."


Dari deskripsi ini, kita bisa menyimpulkan kalau air tawar berada di atas air asin. Bagaimana mungkin air asin dan air tawar tidak bercampur?

Jawabannya adalah karena sebuah fenomena yang disebut Halocline.

Halocline adalah sebuah zona vertikal di dalam laut dimana kadar garam berubah dengan cepat sejalan dengan perubahan kedalaman. Perubahan kadar garam ini akan mempengaruhi kepadatan air sehingga Zona ini kemudian berfungsi sebagai dinding pemisah antara air asin dan air tawar.


Air asin memiliki kepadatan yang lebih besar dibandingkan air tawar. Ini membuat ia memiliki berat jenis yang juga lebih besar. Karena itu wajar kalau air tawar berada di atas air asin. Ketika kedua jenis air ini bertemu, ia akan membuat lapisan halocline yang berfungsi menjadi pemisah antara keduanya. Peristiwa ini tidak terjadi di semua pantai atau bagian di laut, namun cukup umum terjadi di gua-gua air yang terhubung ke laut seperti Cenote.

Perbatasan antara air asin dan air tawar (Halocline) pada Cenote Angelita berada pada kedalaman sekitar 33 meter. Dalam kasus Cenote ini, air tawar di permukaan berasal dari air hujan.

Jika ingin lebih jelas, kalian bisa membuat halocline sendiri di rumah. Caranya, masukkan air asin ke dalam sebuah gelas hingga setengah gelas terisi. Lalu, taruh spon di atas air. Setelah itu, tuangkan air tawar perlahan-lahan ke dalam gelas. Maka lapisan halocline akan tercipta sehingga air tawar yang masuk tidak bercampur dengan air asin yang dibawahnya.

Fenomena air tawar yang terpisah dengan air asin sebenarnya bukan hal yang baru. 2.000 tahun yang lalu, seorang ahli geografi Roma bernama Strabo pernah menulis mengenai para penduduk Latakia, barat Siria, yang mengayuh perahunya sekitar 4 kilometer menjauhi pantai lalu menyelam dengan membawa kantung air dari kulit kambing dan mengambil air segar dari dalamnya untuk persediaan air minum bagi kota mereka. Mereka tahu persis tempat dimana air tawar berkumpul di laut. Hari ini, para penyelam juga bisa melakukan hal yang sama di banyak pantai di dunia.


Sungai di bawah laut
Dalam foto yang bisa kita lihat, Cenote Angelita sepertinya memiliki sungai di dasarnya. Jika benar, tentu saja akan sangat membingungkan!


Namun sebenarnya sungai tersebut hanyalah sebuah ilusi. Deskripsi yang paling tepat untuk menyebutnya, bukan sungai, melainkan kabut/awan, karena lapisan yang terlihat seperti sungai itu adalah lapisan Hidrogen Sulfida. Lapisan ini membentuk kabut/awan tebal yang membuat ilusi sungai.

Tidak banyak yang bisa menyelam sampai kedalaman ini karena lapisan ini terdapat di dasar Cenote Angelita, yaitu di kedalaman sekitar 60 meter.

Lapisan Hidrogen Sulfida ini terbentuk akibat pohon-pohon atau organisme yang membusuk di dasar Cenote. Karena itu lapisan ini memiliki bau yang tidak enak, seperti telur busuk (Mungkin sebagian dari kalian juga tahu kalau kita juga mengeluarkan gas ini ketika kita buang angin). Selain karena aktifitas bakteri pembusukan, gas ini juga bisa dihasilkan oleh aktifitas gunung berapi. Dalam kadar yang tinggi, gas ini berbahaya bagi manusia karena bisa mengganggu beberapa sistem dalam tubuh manusia.

Pohon di bawah laut

Saya banyak mendapat pertanyaan ini dan memang Ini adalah sebuah pertanyaan yang menarik. Dari foto di atas, kita bisa melihat kalau pohon di dasar Cenote Angelita mirip dengan pohon yang ada di darat. Kita tahu kalau pohon membutuhkan sinar matahari untuk fotosintesis. Jadi bagaimana mereka bisa hidup di dasar air yang gelap dan dalam?

Jawabannya atas pertanyaan ini sebenarnya sangat sederhana, yaitu: Tidak ada pohon yang hidup di dasar Cenote!

Kebanyakan dari kita salah menginterpretasikan kalimat Anatoly Beloschin. Anatoly mengatakan :

�We are 30 meters deep, fresh water, then 60 meters deep � salty water and under me I see a river, island and fallen leaves�"

"Di kedalaman 30 meter, air tawar, lalu pada kedalaman 60 meter, air asin, dan dibawah saya melihat sebuah sungai, pulau dan daun-daun yang jatuh."



Ia hanya mengatakan kalau ia melihat daun-daun yang jatuh.

Ini jelas terlihat dari foto-foto yang diambilnya kalau batang-batang pohon itu adalah pohon-pohon yang mati dan daun yang dimaksud adalah daun yang berserakan di dasar Cenote. Anatoly tidak pernah mengatakan melihat pohon hidup di dasar Cenote.

Saya juga tidak bisa menemukan satu sumber pun yang mengatakan ada pohon hidup di dalam Cenote Angelita. Lagipula, jika memang ada pohon yang hidup, mengapa Anatoly tidak mengambil fotonya?

Lalu pertanyaannya, darimana asalnya batang pohon dan daun-daunan tersebut?

Jawabannya adalah karena Cenote ini terletak di tengah Hutan. Tentu wajar kalau ada batang pohon dan dedaunan yang jatuh ke dalam dasar Cenote.

Penutup
Walaupun tidak misterius (inilah sebabnya saya tidak berniat memposting ini pada awalnya), saya akui Cenote Angelita memang indah. Namun, saya rasa tempat ini cukup berbahaya. Kita tidak tahu apa yang akan kita jumpai di tempat gelap seperti itu kan?

Mungkin kalian akan berkata kepada saya: "Brother enigma, saya adalah orang yang suka menyelam dan berpetualang. Setelah membaca tulisan ini, jiwa petualangan saya memanggil dan saya ingin pergi ke sana untuk menyelam."

Saya akan menjawab: "Tahukah kamu kalau tempat seperti itu berbahaya. Bukankah saya sudah mengatakan kalau ada gas hidrogen sulfida yang bau dan berpotensi bahaya."

"Brother, saya tidak takut dengan gas hidrogen sulfida!"

"Tapi, gua itu dalam dan gelap, Kamu kan tidak tahu bisa berjumpa dengan makhluk apa disana."

"Ah, apa sih yang bisa dijumpai, paling hewan kecil yang tidak berarti."

Baiklah kalau begitu. Jika kalian sudah memutuskan, maka saya tidak akan menahan kalian lagi. Jadi saya ucapkan selamat menyelam!


Kasih-kasih kabar ya...


Maut di langit! Lebih dari 100 ekor burung Jalak tiba-tiba jatuh ke bumi dan mati

Maut di langit! Lebih dari 100 ekor burung Jalak tiba-tiba jatuh ke bumi dan mati

Suasananya terlihat seperti bagian dari sebuah film horor. Pada minggu malam kemarin, di atas halaman sebuah rumah di Somerset yang sunyi, sejumlah besar burung Jalak tiba-tiba menukik, jatuh ke bumi dan mati.


Lebih dari 100 bangkai burung menutupi kebun itu sehingga terlihat seperti karpet, masing-masing dengan darah yang mengucur dari paruh dan cakarnya.

Kebanyakan burung itu mati ketika menyentuh tanah, beberapa lagi mengepak-ngepakkan sayapnya dengan lemah, jelas terlihat kesakitan, sampai petugas dari RSPCA (Royal society for the prevention of cruelty to animals) datang dan melenyapkan penderitaan itu dari mereka.


Julie Knight, 53 tahun, sedang kembali ke rumahnya di sebuah desa sunyi di Coxley pada jam 4.15 sore ketika tanpa sengaja menyaksikan pemandangan mengerikan itu.

Julie, yang berprofesi sebagai perawat, mengatakan: "Adegan itu seperti sebuah bagian dari film horor - seperti film Hitchcock - The Birds - Benar-benar menakutkan."

"Saat itu seperti hujan burung. Salah satu tetanggaku juga menyaksikannya. Burung-burung itu jatuh begitu saja ke tanah. Sekitar 70 ekor kelihatannya mati seketika."

"Satu-satunya cara untuk menggambarkan peristiwa itu adalah, mereka seperti dihinggapi oleh kengerian yang amat sangat. Paling tidak ada sekitar 100 burung lebih. Saya sudah hidup di desa seumur hidupku dan aku belum pernah melihat peristiwa yang seperti ini."

Peristiwa serupa sebelumnya juga pernah dilaporkan di banyak tempat di dunia dimana kebanyakan pestisida dan tabrakan yang dianggap bertanggung jawab.

Mrs.Knight menambahkan: "Saya kuatir dengan apa yang telah membunuh burung-burung itu karena aku juga punya cucu yang masih kecil dan dua ekor kucing yang sering bermain di kebun. Satu-satunya yang terpikir olehku adalah, burung-burung itu mungkin telah memakan hasil panen yang telah dipestisida sehingga mereka menjadi keracunan. Tapi, tetap saja aneh."


Llyod Scott, dari Royal Society for the Protection of Birds, mengatakan: "Peristiwa ini adalah salah satu peristiwa paling ganjil yang pernah kami jumpai."

Llyod juga mengatakan kalau hampir tidak mungkin burung-burung bertabrakan di udara karena kebingungan. Menurutnya, burung Jalak punya kemampuan unik. Ketika mereka terbang dalam kelompok besar, mereka akan bergerak dengan berpatokan pada tujuh burung yang ada di dekatnya. Jadi secara insting, mereka akan saling menjaga jarak yang cukup aman.

Para peneliti saat ini telah mengambil bangkai-bangkai burung tersebut untuk diteliti.

Pada setiap bangkai burung-burung jalak itu, ditemukan luka fisik, kebanyakan sayap patah atau paruh yang pecah. Juga tidak ditemukan adanya penyakit atau toksin di dalam tubuh mereka. Saat ini masih tidak bisa disimpulkan dengan pasti penyebab kematiannya. Di dekat situ juga tidak ada kabel listrik atau apapun yang mungkin bisa menjadi penyebabnya.

Juru bicara RSCPA, Helen Cohen menyimpulkan: "Satu-satunya penjelasan yang bisa kami pikirkan adalah, sesuatu telah menyebabkan kawanan burung itu berubah haluan yang menyebabkan mereka jatuh ke tanah. Bisa jadi burung pemangsa. Tapi, semuanya masih misterius"

Baca Juga : 28 Sapi Alpen bunuh diri ramai-ramai dalam satu hari


(dailymail.co.uk)

Seorang pria Ohio mengaku mendapatkan bukti adanya UFO di atas danau Erie

Euclid, Ohio - Apakah ada sesuatu yang misterius di atas danau Erie di Ohio? Seorang warga lokal mengaku kalau ia telah menyaksikan sebuah UFO dan ia percaya kalau itu adalah bukti bahwa kita tidak sendirian di alam semesta ini.


"Jelas, tidak ada satupun benda yang kita miliki di dunia ini mirip dengan objek itu." Kata Eugene Erlikh.

Eugene mengatakan kalau cahaya aneh itu muncul di luar rumahnya di Euclid selama lima malam. "Benar-benar cahaya warna-warni yang brilian, pertama merah, lalu kuning, hijau, biru. Warnanya selalu berubah-ubah, seperti sebuah denyutan yang terus menerus"


Benda terbang tak dikenal itu masih belum bisa diidentifikasi. Tidak ada satu orangpun yang tahu benda apa itu.

Ini bukan untuk pertama kalinya seseorang menyaksikan sesuatu yang aneh di atas langit Cleveland. Pada tahun 2007, sekelompok warga mengatakan kalau mereka melihat sesuatu yang dipercaya sebagai UFO di atas Key Tower. Dan menurut laporan dari National UFO Reporting Center, Di Cleveland, memang banyak laporan penampakan lainnya di masa lalu.

Carla Jackson, seorang yang tidak mempercayai adanya UFO menganggap cahaya itu hanya sebuah tipuan. "Itu pasti trik kamera, untuk mempercayainya, aku harus berada di sana untuk menyaksikannya sendiri."

Namun Erlikh bertanya-tanya,"Mengapa cahaya itu ada di sana? Mengapa mereka selalu kembali pada waktu yang sama dan di area yang sama? Sepertinya tidak ada alasan yang pasti.

Selain penampakan ini, penjaga pantai dan pihak kepolisian belum menerima laporan adanya penampakan dari warga lain.

Selain beberapa foto, Erlikh juga mengambil rekaman videonya. Kalian bisa melihat videonya dengan masuk ke sumber aslinya yang linknya saya taruh di bawah tulisan.

Oh ya, Saya tidak melihat adanya sentuhan photoshop di foto-foto di atas. Tapi ada satu masalah, yaitu saya tidak bisa melihat objeknya! Where is it?

(fox8.com)

UPDATE 25 Maret 2010


Ketika mendengar laporan penampakan UFO selama beberapa hari berturut-turut, tim MUFON (Mutual Ufo Networks) dari Ohio segera berangkat ke lokasi untuk menyelidiki fenomena itu. Penyelidik Lapangan MUFON bernama Tom Wertman menyimpulkan kalau cahaya yang dilihat oleh Eugene Erlikh adalah cahaya jet pesawat dari bandara internasional Cleveland-Hopkins.

Menurut Wertman, ketika mendengar kasus ini, ia sudah curiga dengan penampakan ini karena cahaya tersebut selalu terlihat di tempat yang sama setiap malam. Menurut para Ufolog, penampakan dengan pola seperti ini biasanya adalah fenomena alam atau buatan manusia.

Wertman lalu melacak cahaya tersebut hingga ia mencurigai cahaya lampu jet dari bandara Cleveland-Hopkins. Ia lalu menggunakan fasilitas dari web pelacak penerbangan dan menemukan kalau timing penampakan cahaya itu sesuai dengan timing penerbangan pesawat dari Bandara tersebut.

"Ketika cahaya itu terlihat di atas danau Erie, objek itu bergantung dengan diam sekitar dua menit. Lalu, cahaya kedua muncul, pada saat yang bersamaan software pelacak penerbangan menunjukkan adanya pesawat kedua yang datang setelah pesawat pertama."

Bandara Cleveland-Hopkins ada di barat daya lokasi Erlikh dan setiap objek yang terlihat memang bergerak dari danau ke arah barat daya, tepat di lokasi bandara.

Dengan demikian, kasus ini dianggap sudah selesai oleh MUFON.

Tapi, menurut saya, ada satu pertanyaan yang belum dijawab oleh MUFON, yaitu mengapa cahaya itu tidak terlihat sebelumnya? Kalau cahaya itu berasal dari bandara, maka bukankah seharusnya cahaya itu juga terlihat pada malam-malam sebelumnya?

Tapi, saya anggap jawaban ini cukup masuk akal.

(examiner.com)

Siapakah Babushka Lady sebenarnya ?

Pada tanggal 22 November 1963, John F Kennedy ditembak mati di area Dealey Plaza, Dallas. Sampai hari ini, hanya ada satu tersangka utama yang sayangnya juga mati ditembak sebelum sempat diadili. Jadi, boleh dibilang, kasus ini belum mendapatkan titik terang, kecuali mungkin, jika foto-foto yang diambil seorang wanita misterius yang dikenal sebagai Babushka Lady muncul ke permukaan.


Babushka Lady adalah sebuah nama alias yang diberikan kepada seorang wanita yang bisa jadi merupakan saksi penting dalam pembunuhan Kennedy. Nama ini diberikan karena wanita itu terlihat mengenakan syal penutup kepala yang serupa dengan yang biasa digunakan para manula di Rusia. Kata Babushka sendiri berarti "nenek" atau "perempuan tua" dalam bahasa Rusia.


Setelah peristiwa pembunuhan Kennedy terjadi, polisi dan FBI meminta masyarakat menyerahkan semua rekaman dan foto yang diambil di lokasi perisitiwa untuk mencari petunjuk lebih lanjut. Salah satu rekaman terbaik mengenai peristiwa ini didapat dari seorang warga bernama Abraham Zapruder. Rekaman Zapruder inilah yang kemudian menunjukkan adanya seorang wanita misterius yang dijuluki Babushka Lady.

Di dalam film tersebut, Babushka Lady terlihat sedang berdiri di atas rumput di antara Elm street dan Main street sambil memegang kamera. Ia juga sempat terekam dalam beberapa film dan foto lainnya yang diambil di Dealey Plaza tanggal 22 November 1963.

Beberapa saat setelah penembakan itu, ia terlihat bergabung dengan kerumunan massa dan naik ke Grassy Knoll (bukit kecil berumput) di dekat situ. Terakhir ia terlihat ketika sedang berjalan ke arah timur Elm Street. Dan sejak itu, wanita misterius itu dan foto-foto yang mungkin diambilnya tidak pernah muncul ke publik.

Polisi dan FBI menyimpulkan kalau wanita ini mungkin bisa menjadi saksi kunci dan foto-foto yang diambilnya mungkin bisa memberikan informasi tambahan mengenai apa yang sebenarnya terjadi di Dealey Plaza saat itu.

FBI lalu mendatangi seluruh toko cuci cetak foto di wilayah itu dan menanyakan apakah ada wanita yang telah meminta foto-foto pembunuhan Kennedy dicuci cetak yang diambil dari sudut pengambilan Babushka Lady.

Dari penyelidikan ini, sebuah petunjuk muncul dari seorang teknisi Kodak bernama Jack Harrison. Ia mengatakan bahwa pada tanggal 22 November 1963, seorang wanita berambut merah berumur 30an meminta dia untuk memproses foto-foto yang mirip dengan angle pengambilan gambar Babushka Lady. Namun foto-foto tersebut ternyata kabur dan tidak jelas. Tidak bisa diketahui dengan pasti apakah wanita tersebut adalah Babushka Lady.

Identitas wanita yang misterius ini dan keengganannya untuk muncul ke publik kemudian memicu banyak teori baru mengenai pembunuhan Kennedy. Beberapa mengatakan kalau wanita ini adalah pembunuh Kennedy yang sebenarnya. Benda yang terlihat seperti kamera itu mungkin sebuah senjata rumit yang telah digunakan untuk menembak. Namun teori ini segera dipatahkan dengan kenyataan kalau peluru yang membunuh Kennedy ditembakkan dari arah atas.

Beberapa lainnya mengatakan kalau perempuan ini mungkin telah tersangkut kasus lainnya sehingga ia tidak mau maju ke publik yang bisa membuat kasusnya kembali terungkap.

Beberapa tahun setelah pembunuhan itu, Identitas Babushka Lady masih gelap.

Lalu, pada tahun 1970, Sebuah petunjuk baru muncul ke permukaan ketika seorang peneliti kasus-kasus pembunuhan ternama bernama J Gary Shaw bertemu dengan seorang perempuan muda bernama Beverly Oliver setelah selesai kebaktian di sebuah gereja kecil di Joshua, Texas, pada November 1970. Oliver mengaku kepada Gary kalau dirinya adalah Babushka Lady yang sebenarnya.

Beverly Oliver lahir tahun 1946 dan bekerja sebagai penari dan penyanyi di Colony Club yang terletak di sebelah Carousel Club yang dimiliki oleh Jack Ruby. Jack Ruby, adalah pria yang membunuh Lee Harvey Oswald, tersangka utama pembunuh Kennedy, pada tanggal 24 November 1963, hanya dua hari setelah Kennedy Terbunuh. Jack mengaku membunuh Oswald karena ingin membalas dendam atas kematian Kennedy. Jack Ruby sendiri meninggal di penjara tahun 1967 karena kanker paru-paru.

Oliver mengaku, pada saat kejadian, ia sedang berdiri di selatan Elm Street ketika John F Kennedy terbunuh. Dalam posisi itu, boleh dibilang ia adalah salah satu saksi yang berada paling dekat dengan Kennedy.

Apakah wanita ini benar-benar Babushka Lady ?

Jika kita membaca mengenai Babushka Lady di berbagai sumber, maka kita akan menemukan bahwa klaim Beverly Oliver dianggap sebagai kebohongan belaka. Namun, sebenarnya tidak demikian adanya. Sebagian peneliti, percaya bahwa Beverly Oliver benar-benar Babushka Lady.

Untuk mengerti cara pandang yang pro dan kontra, ini beberapa argumen yang melatarbelakangi pendapat masing-masing pihak.

Argumen-argumen yang menolaknya :

1. Oliver mengaku merekam parade yang lewat dengan kamera Super-8 Yashica yang diberikan oleh kekasihnya, Larry Ronco. Namun kamera jenis ini ternyata belum dijual pada tahun 1963 dan baru tersedia untuk dijual ke publik pada tahun 1967.

2. Oliver mengatakan kalau hasil rekamannya disita oleh seorang agen FBI pada tanggal 25 November 1963. Oliver kemudian mengidentifikasikan kalau agen FBI tersebut adalah Regis Kennedy (Tidak ada hubungan dengan presiden Kennedy). Namun, tuduhan ini dibantah karena pada tanggal itu, Regis sedang berada di New Orleans mewawancarai Jack martin, seorang penyelidik swasta yang mengaku punya informasi mengenai pembunuhan Kennedy.

3. Tidak ada satu saksipun yang dapat mengkonfirmasi keberadaan Oliver di Dealey Plaza saat kejadian.

4. Oliver mengatakan kalau ia melhat kepala Kennedy terlihat seperti meledak dan darah berhamburan di belakang mobil Limo. Kesaksian ini tidak sesuai dengan deskripsi saksi dan rekaman-rekaman lainnya.

5. Oliver mengatakan kalau dua minggu sebelum pembunuhan, di Carousel Club, Jack Ruby memperkenalkan seseorang kepadanya dan menyebut orang itu sebagai "Lee Oswald dari CIA". Perkenalan ini disebutnya disaksikan oleh seorang penari bernama Jada yang ternyata membantah klaim ini. Jada juga mengaku kalau ia tidak pernah melihat Oswald. Warren Commission yang dibentuk kemudian oleh pemerintah Amerika untuk menyelidiki kematian Kennedy juga menyimpulkan kalau Oswald dan Ruby tidak saling mengenal.

6. Oliver mengaku berbicara dengan Jada pada malam sebelum pembunuhan terjadi. Namun, Jada mengaku sudah tidak bekerja dengan Carousel sejak 31 Oktober dan tidak berada di sana pada tanggal 21 November.

7. Oliver mengaku kalau malam sebelum pembunuhan, ia makan malam dengan Jack Ruby yang memberikannya baju bermotif Polkadot. Namun teman-teman Jack yang juga makan malam bersama Jack malam itu mengatakan tidak melihat keberadaan Oliver malam itu.

Argumen-argumen yang mempercayai Klaim Beverly :

1. Babushka Lady yang terekam dalam film Zapruder (dan juga film-film lainnya) memiliki kemiripan dengan Oliver, seperti tinggi badan, berat dan umur. Dalam rekaman itu juga terlihat kalau Babushka Lady berdiri dengan posisi yang sedikit canggung. Oliver memang memiliki sedikit cacat pada kaki kiri.

2. Dalam sebuah dokumen yang tersimpan dalam arsip nasional mengenai JFK, terdapat sebuah kalimat akhir yang cukup menarik. Bunyinya: "Apakah Undang-undang kebebasan informasi dapat membuat film Babushka Lady muncul dari arsip FBI ke permukaan?"

Kalimat ini mengindikasikan klaim Oliver bahwa rekamannya disita oleh agen FBI benar adanya.

3. Beverly Oliver tidak pernah berusaha mengambil keuntungan dari pengakuannya. Kisahnya baru dibukukan oleh penulis Coke Bucahanan pada tahun 1994, 31 tahun setelah peristiwa tragis itu. Jika ia hendak mendapatkan keuntungan dari pengakuan itu, mengapa harus menunggu selama 31 tahun?

4. Tidak ada orang lain selain Oliver yang muncul dan mengaku sebagai Babushka Lady. Bukankah aneh kalau Oliver mengarang kisah bohong? Apakah ia tidak kuatir Babushka Lady yang asli muncul ke publik jika ia membuat pengakuan palsu?

5. Memang, disebutkan bahwa tidak saksi yang bisa meneguhkan kalau Oliver ada di Dealey Plaza saat terjadi pembunuhan. Tapi juga tidak ada saksi yang bisa mengatakan kalau Oliver ada di tempat lain saat peristiwa itu terjadi.

6. Ketika Gary Shaw pertama kali bertemu dengan Oliver tahun 1970, Gary tidak percaya begitu saja dengan pengakuannya. Ia meminta Oliver menunjukkan lokasi berdirinya ketika peristiwa penembakan terjadi. Oliver dengan tepat bisa menunjukkannya. Padahal, rekaman Zapruder belum tersebar luas saat itu. Lagipula reputasi Gary sebagai peneliti ternama tentu saja tidak akan menerima begitu saja klaim dari seorang wanita pembohong. Jika Oliver hanya seorang pembohong, Gary tentu tidak akan serius menanggapinya.

Dan ini, alasan yang paling saya suka,

7. Sampai saat ini, FBI belum pernah menyangkal kisah Beverly Oliver (walaupun juga tidak membenarkannya) dan mereka juga tidak pernah menyangkal klaim Oliver bahwa FBI menyita hasil rekaman filmnya (Walaupun mereka juga tidak membenarkannya).

Bukankah menarik?

Apakah Beverly Oliver menceritakan yang sesungguhnya?

Jika membaca kisah Beverly Oliver, kita akan menjadi cukup bingung karena informasi berbeda-beda yang beredar. Jadi, kita tidak tahu siapa yang mengatakan sebenarnya dan siapa yang berbohong.

Misalnya, dalam sebuah kesaksian di hadapan komite DPR Amerika (sejenis Pansus) pada 12 Maret 1977, Oliver mengatakan kalau yang dibawanya adalah kamera video, bukan kamera foto. Ia juga mengatakan kalau ia tidak pernah menyebut Kamera super-8, melainkan kamera 8 milimeter. Namun dalam buku yang ditulisnya, Gary Shaw mengatakan kalau Oliver menyebut Super-8.

Siapa yang benar dan siapa yang salah ?

Apakah Beverly Oliver benar-benar Babushka Lady dan terjebak dalam sebuah konspirasi seperti yang dipercayai banyak orang?

Tidak jelas! Tapi bukankah itu yang membuatnya menarik?

Beverly Oliver dalam tahun-tahun berikutnya melakukan upaya hukum untuk memperoleh rekaman film yang dipercayainya berada di tangan FBI. Ia mengaku melakukannya untuk membuktikan kalau dirinya bukan pembohong. Hingga saat ini, ia masih belum mendapatkannya.

"Ada dua hal dalam kehidupanku yang ingin kuubah jika aku bisa. Pertama, seandainya saja aku tidak berada di Grassy Knoll pada tanggal 22 November 1963. Dan yang kedua, seandainya saja aku tidak pernah membuka mulutku." (Beverly Oliver)


(mcadams.posc.mu.edu, theharbinger.org, acorn.net)

Misteri Anak-anak hijau dari Woolpit

Inggris memiliki banyak kisah dan legenda. Kadang susah diterima oleh akal sehat. Misalnya yang satu ini. Kebenarannya diragukan sebagian orang. Tapi sebagian lain mempercayainya sebagai sebuah kesaksian sejarah. Walaupun cerita ini lebih mirip kisah dalam salah satu karya HC Andersen atau JRR Tolkien, namun hingga kini, kisah ini masih banyak dipelajari oleh berbagai kalangan, baik sejarawan, ahli kisah rakyat hingga Cryptozoologyst. Ini adalah legenda mengenai The Green Children of Woolpit atau anak-anak hijau dari Woolpit.


Legenda ini terjadi di abad ke-12, saat masa pemerintahan raja Stephen (1135 - 1154 Masehi) dan terjadi di sebuah desa kecil di Suffolk yang bernama Woolpit. Nama "Woolpit" mungkin berasal dari Wolfpitt yang berarti lubang/parit besar yang digunakan untuk menjebak serigala yang ada di desa itu.


Suatu hari, para penduduk desa menyaksikan dengan takjub ketika dua orang anak kecil merangkak keluar dari parit itu. Seorang anak perempuan dan seorang anak laki-laki yang lebih muda. Mereka berdua menggunakan pakaian yang aneh dan berbicara dalam bahasa yang tidak dimengerti oleh penduduk desa. Namun, yang membuat para penduduk desa keheranan adalah kulit mereka - seluruhnya berwarna hijau!

Karena tidak bisa berkomunikasi dengan mereka, para penduduk kemudian membawa kedua anak yang terlihat sedih dan menangis itu ke rumah Sir Richard de Calne, seorang tuan tanah lokal. Di rumah itu, mereka tinggal dan diperlakukan dengan baik oleh Sir Richard dan para pelayannya.

Namun, tidak berapa lama kemudian, anak laki-laki itu jatuh sakit dan kurang dari setahun, ia meninggal. Untungnya, anak yang perempuan berhasil bertahan hidup. Sejalan dengan perkembangan usianya yang semakin dewasa, warna hijau pada tubuhnya perlahan menghilang dan berubah menjadi normal. Ia diberi nama Agnes. Kemudian, Agnes menikah dengan seorang bangsawan dari Norfolk dan menggunakan nama Agnes Barre.

Karena nama ini pula, banyak yang percaya bahwa pemegang gelar Earl Ferrers (gelar bangsawan Inggris) yang sekarang adalah keturunan langsung dari Agnes (Salah satu leluhur dari Earl Ferrers bernama Sir John Barre).

Selama di rumah Sir Richard, Agnes belajar bahasa Inggris. Ketika ia sudah lancar berkomunikasi, ia mulai menceritakan bagaimana ia dan adik laki-lakinya bisa sampai ke Woolpit. Ia mengatakan bahwa mereka berasal dari sebuah tempat yang bernama St.Martin yang hanya memiliki sedikit cahaya matahari dan para penduduknya semua berkulit hijau. Sebuah sungai besar memisahkan desa mereka dengan desa lain yang selalu terang benderang.

Suatu hari, ketika mereka berdua sedang membantu ayah mereka menjaga ternak, Agnes dan adiknya mendengar suara lonceng di dalam gua, mereka mengikutinya menuju ke dalam gua sampai menemukan lubang di permukaan tanah (parit) yang sampai ke Woolpit. Saat itulah kedua anak itu terlihat oleh para penduduk desa yang ada di ladang.

Kisah anak-anak hijau ini pertama kali diceritakan oleh penulis abad ke-13 bernama William of Newbridge dan Ralph of Cogestal. William (1136-1198), seorang sejarawan Inggris, menceritakan kisah ini dalam karyanya berjudul "Historia rerum Anglicarum" atau "History of English Affairs" yang menceritakan sejarah Inggris dari tahun 1066 hingga tahun 1198.

Sedangkan Ralph (meninggal tahun 1228) menceritakan kisah ini dalam karyanya "Chronicon Anglicanum" atau "English Chronicle" yang menceritakan sejarah Inggris antara tahun 1187 hingga 1224. Ralph juga mengaku bahwa ia sering mendengar mengenai anak-anak hijau ini dari Sir Richard de Calne sendiri.

Selain kedua sumber utama di atas, kisah misterius ini juga bisa ditemukan sebagai referensi dalam buku-buku abad pertengahan lainnya seperti "The anatomy of Melancholy" yang ditulis oleh Robert Burton pada tahun 1621 dan "The Fairy Mythology" yang ditulis oleh Thomas Keightley pada tahun 1828.

Kisah ini juga beredar dengan beberapa versi yang sedikit berbeda. Ada yang mengatakan kalau sesungguhnya anak-anak hijau ditemukan pada masa pemerintahan raja Henry II, bukan Raja Stephen.

Bagi sebagian orang, kisah ini hanyalah sebuah mitos. Seorang ahli cerita rakyat Inggris bernama Dr.Katharine Briggs menulis dalam "A Dictionary of Fairies" yang terbit tahun 1976 bahwa kisah ini mengandung banyak unsur legenda dan mitos, seperti warna hijau, tanah yang selalu gelap dan dunia bawah tanah. Ia menganggap cerita ini penuh dengan aspek mitologi dan dongeng.

Namun bagi yang lain, kisah ini mungkin benar-benar terjadi. Karena itu beberapa penjelasan berusaha diberikan.

Teori yang paling ekstrem mengatakan kalau kedua anak ini datang dari dunia lain di dalam bumi yang dengan suatu cara menemukan pintu dimensi lain yang telah membawa mereka ke Woolpit.

Teori lain mengatakan bahwa mereka adalah anak-anak alien yang secara tidak sengaja mendarat di bumi. Salah satu pendukung teori alien ini adalah astronom Skotlandia bernama Duncan Lunan. Pada konferensi yang diselenggarakan oleh majalah Fortean Times, ia mengatakan bahwa kedua anak itu adalah alien yang dikirim ke bumi dari planet lain. Teori ini terdengar seperti kisah Clark Kent.

Namun, para penduduk Lokal Suffolk punya teori sendiri. Mereka percaya bahwa legenda ini berasal dari kisah nyata yang terjadi di Waylan Wood.

Menurut legenda, ada seorang pria yang menjadi wali dua anak kecil, seorang anak perempuan dan seorang anak laki-laki.


Pria ini adalah paman kedua anak itu. Untuk menguasai harta warisan kedua anak itu, sang paman meracuni kedua anak ini dengan arsenik dan membuangnya ke hutan. Kedua anak ini tidak mati, namun karena efek arsenik, kulit mereka berubah menjadi hijau hingga mereka berhasil sampai ke Woolpit. Teori ini cukup rasional, walaupun tidak diketahui apakah arsenik bisa mengubah warna kulit menjadi hijau.

Teori terbaru mengenai anak-anak hijau ini diajukan tahun 1998 oleh Paul Harris.

Menurutnya, sebelum masa pemerintahan Henry II, Inggris timur banyak dimasuki oleh para pedagang Flemish (Belgia - Belanda). Ketika Henry II menjadi raja, para pedagang ini mengalami banyak penganiayaan dan pada perang St.Edmund tahun 1173, banyak diantara mereka yang dibantai.

Harris mengatakan bahwa kedua anak itu kemungkinan adalah keturunan para pedagang yang berasal dari desa dekat Fornham St.Martin yang berada hanya beberapa mil dari Woolpit dan dipisahkan oleh sungai Lark.

Kedua anak tersebut mungkin berhasil melarikan diri dari pembantaian menuju hutan Thetford. Hutan itu hanya sedikit menerima cahaya matahari sehingga membuat mereka mengira bahwa mereka berada di daratan yang gelap. Jika kedua anak itu melarikan diri dalam waktu yang cukup lama, mereka akan mengalami penyakit kekurangan gizi yang disebut Chlorosis (Green Sickness) yang membuat kulit menjadi hijau.

Harris juga percaya kalau suara lonceng yang mereka dengar adalah suara lonceng gereja di dekat St.Edmund yang kemudian menyebabkan mereka sampai ke Woolpit. Ketika mereka sampai ke Woolpit, mereka menjadi disorientasi karena lama tidak melihat cahaya. Pakaian mereka yang berasal dari pedagang Flemish dan bahasa yang berdialek Flemish tentu saja akan membuat penduduk desa keheranan.

Teori Harris sepertinya cukup masuk akal dan bisa menjelaskan banyak teka-teki yang meliputi kisah ini. Karena itu teori ini dianggap sebagai teori terbaik mengenai anak-anak hijau dari Woolpit. Namun, soal benar tidaknya teori ini, tentu saja tidak ada yang bisa memastikan.

Apakah anak-anak hijau tersebut benar-benar ada ?

Mungkin kita tidak akan pernah tahu. Bisa saja, legenda ini hanya sebuah imajinasi dari penulis abad pertengahan yang ditulis dengan gaya alegori.

Atau, mungkinkah kisah ini benar-benar terjadi, namun diceritakan dengan dramatisasi ?

Jika teori Harris memang benar, agak mengherankan memang. Mengapa kedua anak itu tidak berkata saja : 'Orang tua kami dibantai, kami melarikan diri dan tersesat di hutan'. Mengapa harus ada cerita mengenai daratan gelap, Penduduk St.Martin yang semuanya berkulit hijau, masuk ke gua misterius dan sampai ke Woolpit ?

Menurut saya, kisah ini akan tetap menjadi salah satu dari sekian banyak kisah yang tidak terpecahkan.

Catatan Tambahan :
Green sickness adalah salah satu jenis anemia yang memang bisa menyebabkan warna kulit berubah menjadi hijau. Gejalanya termasuk, kekurangan tenaga, nafas pendek, sakit kepala dan memiliki selera untuk memakan sesuatu yang bukan makanan, seperti garam dan abu.

Selain Green sickness, dalam dunia kedokteran, ada juga yang disebut sebagai Argyria, yaitu sebuah kondisi dimana warna kulit akan berubah menjadi biru, ungu atau abu-abu karena tubuh terkontaminasi oleh elemen perak.

Efek perubahan warna kulit ini biasanya terjadi secara permanen. Tapi pengobatan dengan teknologi laser konon dapat memberikan hasil yang cukup baik.

Baca juga : Kisah Zana - Bigfoot Rusia yang melahirkan anak-anak dari manusia.

(llewellyn.com, mysteriouspeople.com)