Pacu - ikan yang memiliki gigi seperti manusia

Beberapa waktu yang lalu, saya ditanya soal penemuan ikan bergigi manusia yang ramai dibicarakan di internet. Kisahnya dimulai ketika seorang nelayan bernama Scott Curry berhasil menangkap ikan ini di danau Buffalo Springs, Texas. Ia segera menyadari bahwa ikan ini memiliki deretan gigi persis seperti manusia.



Pengawas dari Danau Buffalo Springs berkata bahwa selama 36 tahun mengawasi danau itu, ia belum pernah melihat ikan seperti ini. Sebuah stasiun televisi lokal di Texas bahkan segera membuat sayembara sebesar 100 dolar bagi siap saja yang dapat menangkap ikan jenis itu lagi.

Nah, ternyata, ini bukanlah sejenis ikan siluman atau ikan alien. Ikan ini adalah jenis ikan yang umum ditemukan di sungai Amazon. Namanya ilmiahnya adalah Colossoma Macropomum atau biasa disebut ikan pacu.

Ikan Pacu masih memiliki kekerabatan dengan piranha. Bedanya, saudaranya itu adalah ikan karnivora sedangkan Pacu adalah ikan herbivora. Mereka memakan tumbuhan. Namun beberapa penduduk lokal pernah menyaksikan Pacu memakan ikan-ikan kecil yang mengindikasikan kemungkinan bahwa hewan ini termasuk golongan omnivora. Ia dapat bertumbuh hingga mencapai panjang 90 cm dan berat 30 kg.


Bahkan ikan ini bukan hanya dapat ditemukan di sungai Amazon. Kita dapat menemukan ikan ini dijual di petshop di Amerika Selatan dan dunia. Beberapa orang benar-benar menyukai ikan ini di akuarium rumahnya sebagai pengganti ikan mas.

Mungkin yang misterius adalah, bagaimana caranya ikan ini bisa sampai ke sebuah danau di Texas. Menurut saya ada seseorang yang menabur bibit ikan Pacu di danau Buffalo Springs, sesuatu yang normal saja terjadi.

(wikipedia)

Crop circle muncul di Beckhampton

Crop circle ini ditemukan pada 4 Juli 2009 di wilayah Beckhampton, Wiltshire. Tidak ada banyak informasi yang didapat mengenai crop circle ini selain bentuk kepalanya yang mirip dengan crop circle Alton Prior.


Klik disini untuk membaca tentang crop circle Alton Prior.


Anyway, saya tidak terlalu suka dengan crop circle yang satu ini. Menurut saya polanya terlihat tidak seimbang. Oh ya, Mudah-mudahan kalian tidak bosan dengan pemberitaan Crop circle yang terlalu sering karena selama misteri ini belum terpecahkan, maka saya akan terus memberitakannya.

Bagi kalian yang belum mengetahui tentang crop circle, baca : crop circle berpola solar storm ditemukan di wadenhill atau Crop circle muncul di ladang gandum Rusia.

(cropcircleconnector.com)

Misteri Nessie - monster dari Lochness

Dalam dunia kriptozologi, monster dari Lochness menduduki tempat teratas disamping Bigfoot. Legenda Nessie, biasa ia dipanggil, dapat dilacak hingga 1.500 tahun yang lalu. Beberapa orang yang mengaku melihat makhluk misterius ini mendeskripsikan Nessie sebagai makhluk yang berleher panjang dengan punuk di punggungnya seperti dinosaurus. Diperkirakan panjangnya sekitar 15 hingga 40 kaki dengan berat sekitar 2.500 pon. Hingga kini, setelah 1.500 tahun, penampakan makhluk misterius ini masih terus terjadi. Inilah kisah Nessie dari masa ke masa.


Sejarah Loch Ness

Orang sering menyebut danau Lochness, namun sebutan tersebut tidak tepat. "Loch" sendiri berarti danau, jadi Lochness berarti danau Ness. Lochness terletak di Skotlandia bagian utara. Danau ini termasuk salah satu danau terbesar di Skotlandia, hanya kalah besar dibanding Loch Lomond. Panjangnya 24 mil dan lebarnya 1 mil dengan kedalaman hingga 1.000 kaki.


Selama jaman es sekitar 12.000 tahun yang lalu, Skotlandia pada awalnya diselimuti oleh glasier raksasa. Ketika glasier itu mulai mencair, aliran air yang bergerak dengan perlahan juga mengikis wilayah bebatuan hingga memenuhi wilayah itu. Ketika air surut, daratanpun muncul, maka terbentuklah danau-danau. Hal ini menyebabkan dimungkinkannya makhluk lautan terjebak dalam danau tersebut. Selama periode ribuan tahun, air asin di danau berubah menjadi air tawar hingga menyebabkan hewan yang tidak dapat menyesuaikan diri menjadi punah. Namun kelihatannya beberapa hewan mampu bertahan hidup.

Dasar danau ini dilapisi oleh tanah berwarna hitam dan partikel-partikelnya mengambang di seluruh air danau. Hal ini menyebabkan air Lochness berwarna hitam gelap. Faktor ini menjadi salah satu penyebab sulitnya menyelidiki makhluk-makhluk yang tinggal di dalam danau itu. Beberapa ahli geografi mengatakan bahwa Lochness adalah danau terdalam di Eropa. Apabila dikosongkan maka 15 milyar manusia muat masuk kedalamnya.

Monster Lochness

Nessie sering dibandingkan dengan plesiosaurus yang dianggap telah punah 60 juta tahun yang lalu. Plesiosaurus sendiri adalah hewan yang berdarah dingin hingga membutuhkan kehangatan dari lingkungan sekitar. Secara ilmiah, plesiosaurus tidak akan dapat bertahan hidup di lingkungan air dingin seperti Lochness. Lagipula ia membutuhkan udara untuk bernafas. Apabila Nessie adalah plesiosaurus, maka tentu saja penampakan akan lebih sering terjadi. Namun ada kemungkinan bahwa Nessie adalah keturunan dari plesiosaurus yang telah belajar beradaptasi di lingkungan barunya.


Penampakan-penampakan Monster Lochness

Istilah Nessie pertama kali diciptakan oleh seorang jurnalis surat kabar pada tahun 1933, dan sejak saat itu Nessie mendunia. Namun sejarah Nessie, jauh lebih tua dari itu.

Bermula pada tahun 565 Masehi, Seorang misionaris kristen bernama St. Columba bertemu dengan sekelompok orang yang sedang menguburkan satu jenazah yang dikatakan telah diserang oleh monster danau. Ia lalu mengutus seseorang untuk menyelidikinya. Ketika perahu utusan St. Columba berada di danau, Monster itu muncul dan bersiap untuk menyerang. Utusan St. Columba sangat ketakutan hingga tidak bisa bergerak. St Columba yang menyaksikan kejadian itu dari tepi danau segera membuat tanda salib dan berteriak : "Engkau tidak boleh maju lagi - pergilah". Monster itu segera pergi.

Itulah laporan pertama yang terdokumentasi mengenai penampakan Nessie. Tidak heran, menyusul peristiwa perjumpaan St. Columba dengan Nessie, masyarakat menyebut danau itu dengan sebutan Loch na Beiste yang berarti lake of the beasts - Danau para makhluk.

Ada banyak penampakan monster ini yang dilaporkan dalam kurun waktu ratusan tahun, inilah beberapa laporan yang paling banyak disinggung dan diceritakan :

Pada tahun 1725, sekelompok tentara Inggris tiba di Skotlandia untuk membangun jalan menuju bagian selatan danau dan secara tiba-tiba mereka mendengar suara-suara aneh di dalam air. Lalu mereka melihat dua monster sebesar ikan paus berenang menyeberangi danau.

Tahun 1919, Margaret Cameron dan tiga sudaranya berjumpa dengan seekor monster yang sedang bergerak diantara pepohonan menuju ke danau di teluk Inchnacardoch. Menurut mereka monster itu memiliki dua kaki kecil yang bulat dan bergerak seperti ulat.

Seorang lain bernama Alfred Cruikshank juga menyaksikan monster ini di darat. Pada April 1923, ia sedang menyetir mobilnya ketika ia melihat seekor monster setinggi 6 kaki (1,8 meter) dengan punuk di punggungnya berdiri dihadapannya. Menurutnya monster itu memiliki 4 kaki besar seperti kaki gajah. Menurutnya lagi, hewan itu mengeluarkan suara lenguhan yang keras.

Pada tahun 1933, para pekerja yang juga sedang membangun jalan di dekat danau menggunakan dinamit untuk memecahkan batu-batu besar. ledakan ini menyebabkan batu-batu berjatuhan ke danau. Kejadian ini kelihatannya menggangu Nessie. Ia muncul ke permukaan air menatap para pekerja, lalu kembali masuk ke dalam air. Pada tahun 1933 itu, paling tidak ada 50 penampakan yang dilaporkan.

Pada Maret 1933, John Mackay dan istrinya yang sedang mengendarai mobil mendengar suara ribut di air. Lalu mereka melihat sebuah bentuk badan hitam besar dengan dua punuk muncul ke permukaan dan berenang di danau.

Pada 22 Juli 1933, George FT Spicer dan Istrinya bahkan melihat Nessie sedang menyebrang jalan ketika mereka sedang mengendarai mobil di Dores dan Foyers. Menurut mereka Nessie memiliki leher panjang sekitar 6-8 kaki dengan punggung yang tinggi. Panjang totalnya sekitar 25 kaki.

Pada 5 Januari 1934, pukul 1 malam, seorang bernama Arthur Grant sedang mengendarai motornya ketika ia hampir menabrak seekor makhluk di utara Abriachan. Makhluk itu panik lalu dengan cepat menceburkan diri ke dalam danau. Grant menyatakan bahwa makhluk itu memiliki leher panjang dengan ekor yang juga panjang dan besar. Matanya Oval dan Besar.

Sejak St. Columba, paling tidak ada sekitar 2.000 laporan penampakan makhluk misterius ini yang dilaporkan.

Foto-foto Nessie yang paling terkenal

Dalam kurun waktu sejak terciptanya kamera, ada 50 lebih foto yang dihasilkan yang dianggap sebagai penampakan Nessie, namun hanya 6 foto yang bertahan terhadap pengujian. Foto lainnya adalah tipuan ataupun salah identifikasi.

Hampir mustahil untuk menentukan apakah foto-foto Nessie yang beredar luas adalah asli atau palsu. Pada masa sekarang, seseorang yang merekayasa penampakan biasanya merekayasa FOTO. Namun pada masa itu ketika komputer belum ada, maka mereka yang merekayasa penampakan akan merekayasa OBJEK yang terfoto. Inilah yang menyulitkan para peneliti dalam penentuan keaslian sebuah foto.

Dibawah ini adalah kisah-kisah penampakan monster lochness yang tertangkap kamera dan menghasilkan foto-foto Nessie paling termashyur di dunia.

Foto Nessie yang paling tua adalah foto yang berasal dari seorang petani bernama Hugh Gray. Pada 12 November 1933 ia menyaksikan seekor makhluk aneh yang sedang bergerak di danau. Makhluk itu muncul ke permukaan air selama beberapa saat. Hugh Gray mengatakan bahwa ia melihat seekor makhluk dengan kulit berwarna abu-abu dan terlihat licin. Saat itu, ia memegang sebuah kamera dan segera mengambil lima foto. Namun hanya satu foto yang berhasil diproses. Namun seorang pengamat dari British Museum mengatakan bahwa Foto Gray hanyalah sebuah batang kayu yang hanyut di danau.


Pada April 1934, Dr Robert Kenneth Wilson mengaku telah mendapatkan foto Nessie. Foto ini akhirnya menjadi foto Nessie paling terkenal di dunia yang dikenal dengan sebutan "Surgeon photo". Namun pada tahun 1992, para ilmuwan menemukan bahwa foto tersebut adalah sebuah karya palsu. Seorang pemburu bernama Marmaduke Wetherell dan anak angkatnya membuat sebuah model dengan menggunakan periskop kapal selam dan memotretnya. Foto itu diserahkan kepada Dr. Robert Wilson, dan Dr. Wilson menyerahkannya kepada surat kabar Daily Mail pada April 1934.


14 Juli 1951, seorang pegawai komisi kehutanan bernama Lachlan Stuart berhasil memotret punuk misterius yang muncul ke permukaan. 20 tahun kemudian para ilmuwan yang mengunjungi lokasi monster tersebut menemukan bahwa perairan itu dangkal. Hal ini menyimpulkan bahwa monster Stuart memiliki tubuh yang kurus. Di kemudian hari, Richard Frere seorang pengarang mengatakan bahwa Stuart mengaku merekayasa objek tersebut dengan menggunakan terpal dan jerami.


Pada tahun 1955, seorang manajer bank bernama Mr. McNabb mengambil sebuah foto yang menunjukkan guncangan di air dekat Kastil Urquhart. Foto itu dianggap sebagai salah satu foto Nessie paling jelas yang pernah didapat. Hal ini menyebabkan adanya teori yang mengatakan bahwa Nessie kemungkinan tinggal di bawah Kastil Urquhart. Teori ini juga muncul dikarenakan banyaknya foto Nessie yang diambil menunjukkan ia berada di dekat kastil kuno itu.


Pada tahun 1960, Insinyur aeronautika bernama Tim Dinsdale berhasil memotret sebuah punuk yang bergerak di dalam air. Namun banyak orang yang meragukannya dan beranggapan bahwa punuk itu sesungguhnya adalah sebuah perahu. Namun foto Dinsdale mendapat dukungan dari Discovery communication. Ketika mereka membuat film dokumenter mengenai Nessie, mereka menggunakan foto Dinsdale dan mereka melihat ada sebuah bayangan hitam di negatif foto yang tidak terlihat di foto. Ketika mereka menelitinya, mereka melihat sesuatu yang terlihat seperti badan bagian depan, sirip dan punuk yang terlihat seperti milik seekor hewan.


Seorang mantan kapten angkatan laut bernama Frank Searle yang tiba di Lochness untuk mencari monster lochness pada tahun 1972 mengaku berhasil mengambil sejumlah foto Nessie, kebanyakan segera tampil di media. Namun, foto-foto yang diambilnya segera dinyatakan sebagai rekayasa. Contohnya foto dibawah ini dianggap sebagai foto batang kayu yang mengapung.


Foto dibawah ini disebut diambil tahun 1972. Namun tidak diketahui identitas pasti pemotretnya. Mungkin foto ini juga diambil oleh Searle. Ada kemiripan dengan foto diatas, lagipula tahunnya sama.


7 Agustus 1972, sebuah ekspedisi yang dipimpin oleh Dr. Robert Rines dari Akademi sains terapan berhasil mengambil foto yang menunjukkan citra seperti sirip seekor makhluk misterius.


Pada tahun 1975, akademi ini bahkan mendapatkan foto Nessie yang lebih jelas. Citra pada foto ini menampakkan makhluk aneh dengan kepala berbentuk kuda.


Foto ini adalah foto Nessie yang terbaru. Foto ini diambil pada tahun 2009 oleh sepasang kekasih yang sedang berakhir pekan di Lochness. Ian Monckton dan tunangannya Tracey Gordon sedang mengendarai mobil di tepi danau ketika mereka mendengar suara guncangan keras di air. Mereka menghentikan mobilnya dan segera memotret asal suara guncangan itu dengan kamera. Dan foto inipun tertangkap kamera. Objek didalam foto tersebut terlihat seperti bagian belakang dari seekor hewan besar. Namun para ahli yang melihat foto tersebut menyimpulkan bahwa foto ini bisa berarti apa saja karena tidak jelasnya objek yang tertangkap.


Pencarian Nessie


Ada banyak usaha, baik Ilmiah ataupun tidak untuk mencari keberadaan Nessie. Tidak terhitung banyaknya ekspedisi yang telah dilakukan. Banyak dari antaranya menghasilkan rekaman dan foto yang dapat kita saksikan sekarang.

Pada tahun 1934, seorang kaya dari Inggris bernama Sir Edward Mountain menyewa 20 pria untuk mengamati Lochness hingga 10 jam sehari. Setiap pria dilengkapi dengan kamera dan teropong. Operasi pengamatan itu berlangsung hingga enam bulan namun hanya menghasilkan beberapa foto guncangan air yang tidak jelas.

Tahun 1961, ilmuwan Inggris bernama Maurice Burton mengemukakan teori bahwa Nessie adalah seekor berang-berang berleher panjang. Berang-berang ini dapat tumbuh hingga sepanjang 6 hingga 8 kaki (sekitar 2 meter). Namun teori Burton tidak pernah dapat dibuktikan.

Pada tahun 1960-an awal, The Loch Ness Investigation Bureau (LNIB) didirikan dengan tujuan untuk menyelidiki keberadaan Nessie. Mereka berpatroli dengan kapal selam, menggunakan teknologi sonar dan mengamati permukaan air. Selain itu mereka menggunakan hydrophones untuk mendengarkan suara-suara tidak biasa dari dalam air. LNIB akhirnya terpaksa dibubarkan setelah satu dekade tanpa hasil. Walaupun mereka berhasil menghasilkan sebuah rekaman film dari seekor ikan tidak dikenal sedang memakan hewan air lainnya dan rekaman lain yang menunjukkan sekelompok salmon yang kelihatannya menghindari "Makhluk besar" di dalam air.

Juga pada tahun 1960-an, seorang insinyur Inggris memimpin ekspedisi Lochness dimana ia pengamatannya selama enam hari menghasilkan rekaman film yang menunjukkan makhluk berukuran besar begerak di dalam air dengan kecepatan 10 mil perjam.

Pada tahun 1970-an, berkembang ide untuk mengeringkan Lochness untuk menyelesaikan misteri ini untuk selamanya. Namun ide ini segera ditolak mengingat dibutuhkan sekitar 10 tahun untuk mengeringkan seluruh isi danau.

Pada tahun 1987, proyek Lochness Inggris memulai operation deepscan. Beberapa penelitian itu mendapatkan sebuah obyek raksasa namun tidak dapat mengidentifikasikannya dengan jelas.

Ekspedisi-ekspedisi perburuan Nessie masih berlanjut hingga kini.

Bagi para skeptis, Monster Lochness hanya ada di dalam imajinasi, salah persepsi, kebohongan dan lelucon. Namun bagi para penduduk di sekitar danau, monster lochness adalah sebuah legenda yang nyata. Apapun makhluk Nessie itu, apakah ia ada atau tidak. Apakah ia masih hidup atau tidak, makhluk itu sesungguhnya telah membantu kehidupan warga sekitar Lochness. perekonomian bergerak, sekarang ada banyak hotel dan penginapan disekitar situ, perusahaan penyewaan perahu dan toko-toko suvenir. Kelihatannya legenda monster dari Lochness tidak akan lenyap dalam waktu singkat.

(wikipedia)

Penemuan potongan tangan makhluk misterius di Queensland

2007, sebuah potongan tangan hewan ditemukan di sebuah peternakan di Queensland utara, Australia. Malam sebelumnya hewan ternak terdengar mengeluarkan suara jeritan-jeritan aneh seperti ketakutan. Hari berikutnya, petani pemilik peternakan menemukan potongan tangan ini.


Jadi ia mengirim tangan itu ke para ahli untuk diteliti. Hasilnya, tidak ada satupun yang mengetahui dengan pasti identitas hewan pemilik tangan misterius itu.


Australia dikenal memiliki makhluk sejenis Bigfoot, mereka menamakannya Yowie. Muncul spekulasi bahwa pemilik tangan itu adalah Yowie yang selama ini belum pernah dilihat oleh siapapun. Sedangkan peneliti yang lebih rasional mengatakan bahwa potongan tangan itu adalah milik seekor Wombat, salah satu jenis marsupial yang hidup di Australia.

Inilah foto potongan tangan Wombat sebagai perbandingan.


Selain Wombat, banyak juga peneliti yang menyatakan kemungkinan bahwa potongan tangan itu adalah milik seekor kanguru. Untungnya saya berhasil merayu seekor kanguru untuk menunjukkan tangannya, dan sekarang kita bisa melihat perbandingannya. inilah dia bentuk tangan kanguru.


Saya tidak melihat kesamaan antara potongan tangan itu dengan tangan wombat atau kanguru (Namun bentuk tangan kanguru mendekati). Yang menarik pada potongan tangan itu adalah kukunya yang kelihatan lebih panjang. Namun sebelum diadakan tes DNA, tidak ada seorangpun yang dapat memastikannya. Kelihatannya ilmuwan Australia tidak terlalu tertarik menelitinya lebih lanjut. Saya mencoba mencari informasi lainnya mengenai potongan tangan ini, namun tidak menemukannya. Mungkin itu benar-benar potongan tangan Yowie.

(cryptomundo.com)

Crop circle bermotif suku Maya muncul di Silbury Hill

7 Juli 2009, sebuah crop circle berpola raksasa sepanjang 350 kaki (sekitar 105 meter) muncul di Silbury Hill, kali ini polanya membentuk motif tutup kepala suku Maya. Para komunitas Crop circle percaya bahwa pola mistik ini adalah sinyal akhir periode 5.126 tahun kalender Maya "Long count" yang akan berakhir pada 21 Desember 2012. Ini adalah Crop circle terindah yang pernah saya lihat !



Coba lihat orang-orang yang ada di dalam crop circle dibawah ini, terlihat sangat kecil !


Karen Alexander, seorang peneliti crop cirlce sangat antusias dengan pola ini, "Ini adalah pola paling menarik yang pernah saya lihat. Pola Ini sudah pasti menggambarkan simbol suku Maya dan saya yakin ini terkait dengan tahun 2012."

Melihat crop circle ini, saya bahkan tidak peduli apakah ini buatan manusia atau alien, apakah ini melambangkan kiamat atau tidak, keindahannya membuat saya terkagum-kagum, dan menurut saya ini adalah sebuah karya seni yang luar biasa. Bukankah kalian juga setuju ?

Bagi yang belum mengetahui tentang crop circle, baca : Crop circle berbentuk solar storm muncul di Wadenhill


UPDATE 11 JULI 2009

Informasi ini didapat dari website Collin Andrew, seorang peneliti crop cirlce.

Pada 7 Juli 2009 pukul 5 pagi, seorang sersan polisi Wiltshire yang sedang mengendarai mobil melewati Sillbury Hill mengaku melihat 3 sosok seperti manusia yang luar biasa tinggi sedang berdiri di ladang gandum. Menurutnya, ketiga orang itu berambut pirang dan mengenakan pakaian putih. Sersan polisi itu menghentikan mobilnya dan segera memanggil tiga orang tersebut, namun ketiga orang tersebut segera berlari dan menghilang. Pada saat itu sersan itu mengaku mendengar suara seperti suara statik yang aneh, dan segera ia melihat tanaman gandum mulai merunduk dan membengkok seakan-akan diperintah oleh suara itu. Dan setelah mengalami peristiwa itu, sersan polisi itu mengaku mengalami sakit kepala yang luar biasa.

Saksi mata lainnya mengaku mendengar suara berisik seperti helikopter di angkasa pada malam itu dan ia bahkan berhasil memotret objek terbang tersebut. Inilah hasilnya :


Tambah misterius kan !

(cropcircleconnector.com, collinandrew.net)

Jacko - makhluk misterius dari sungai Fraser

Mungkin anda tidak mengerti dengan judul post ini. Tidak, saya tidak sedang berbicara mengenai Michael Jackson. Namun peristiwa kematian Michael mengingatkan saya akan satu makhluk legendaris dalam dunia kriptozologi yaitu Jacko. Tahukah anda bahwa Jacko bukan panggilan akrab Michael jackson ? Itu adalah sebuah panggilan ejekan yang diciptakan oleh Tabloid. Mereka sering menyebutnya Wacko Jacko, Jacko yang sinting. Jadi bersamaan dengan peristiwa kematian Michael Jackson, saya tergerak untuk menulis tentang Jacko, hanya untuk pengetahuan bagi anda yang belum mengetahui legenda Jacko dari Sungai Fraser.


Kisahnya bermula pada 4 Juli 1884. Pada hari itu, sebuah surat kabar lokal di British Columbia, Kanada, bernama Daily British Colonist menayangkan sebuah kisah luar biasa di halaman utama dengan headline "What is it?"


Surat kabar itu menulis bahwa seorang pegawai perusahaan kereta api British Columbia Express Company bernama Mr. Costerson bersama beberapa temannya telah menangkap satu makhluk misterius berbentuk Gorila. Makhluk itu terlihat seperti setengah manusia dan setengah hewan.

Pertama kali makhluk itu terlihat oleh masinis Ned Austin dari atas kereta api yang sedang melaju kencang. Ned mengira ada seseorang yang sedang berbaring di atas rel kereta api. Dia segera menghentikan kereta api itu persis di hadapan makhluk itu. Tiba-tiba makhluk itu berdiri dan menggonggong lalu segera merangkak keatas tebing sungai fraser.

Seorang teman Ned bernama RJ Craig memanjat tebing itu dan melempar makhluk itu dengan sebuah batu. Makhluk itu terkena lemparan batu dan jatuh tersungkur tak sadarkan diri. Para awak kereta api mengikatnya dan membawanya ke kota. Para penduduk yang telah menerima kabar penangkapan itu berkumpul dalam jumlah besar di stasiun kereta untuk menyaksikannya.

Makhluk itu dijuluki Jacko oleh para penangkapnya. Ia terlihat seperti gorila, tingginya sekitar 1,4 meter dan berat sekitar 65 kg. Ia memiliki rambut hitam panjang dan wajahnya benar-benar menyerupai manusia. Seluruh tubuhnya juga ditutupi oleh rambut kecuali kedua tangan, telapak tangan dan kakinya. Lengannya lebih panjang dibanding dengan lengan manusia dan makhluk itu sepertinya memiliki kekuatan yang luar biasa. Pernah makhluk itu terlihat memegang sebuah tongkat kayu dan mematahkannya dengan mudah.

Selama di dalam kurungan, makhluk itu beberapa kali mengeluarkan suara aneh seperti kombinasi antara gonggongan dan geraman. Anehnya, selama masa penahanannya, makhluk itu menjadi semakin akrab dengan penjaganya, Mr George Tillbury yang segera membawanya ke London untuk memamerkannya.

Setelah itu kabar Jacko tidak pernah terdengar lagi.

Dari deskripsi para saksi mata, kemungkinan Jacko adalah seekor gorilla atau simpanse, namun suaranya yang aneh seperti mengonggong yang menyebabkan identitas Jacko menjadi misterius. Gorilla atau simpanse tidak mengeluarkan suara seperti itu. Namun Jacko juga tidak cocok dengan deskripsi Bigfoot yang umumnya memiliki badan yang lebih tinggi, bukan hanya 1,4 meter.

Pada tahun 1950-an ketika pemberitaan soal Sasquatch mulai menyebar luas, kisah Jacko kembali menarik perhatian hingga pada tahun 1961 ketika seorang kriptozolog ternama bernama Ivan T Sanderson menyinggungnya di buku yang ditulisnya yang berjudul "Abominable Snowmen : legend Come to Life".

Tahun-tahun berikutnya, Tantangan atas kebenaran kisah ini mulai bermunculan, salah satunya dari seseorang yang bernama John Green yang memutuskan untuk meneliti kisah ini. Pada tahun 1975, Ia bersama Mrs Sanderson (istri Ivan T Sanderson) menulis dalam sebuah buku bahwa kisah Jacko hanyalah sebuah rekayasa dari Surat Kabar Daily British Colonist.

Green meneliti mikrofilm arsip tahun 1884 surat kabar di seluruh British Columbia dan tidak menemukan dukungan yang memadai atas kisah itu. Bahkan salah satu terbitan koran British Columbia lainnya menulis bahwa kisah Jacko menyebabkan polisi menangkap 200 orang yang dianggap berbohong. Green menyimpulkan bahwa kisah Jacko hanyalah sebuah rekayasa.

Namun, kisah ini tidak sampai disitu. Beberapa pihak yang dikonfirmasi oleh peneliti lainnya seperti John Kirk mengaku menemukan beberapa saksi kunci penemuan Jacko. Contohnya seorang bernama Chilco Choate mengatakan bahwa kakeknya pada saat itu benar-benar melihat Jacko. Penduduk lain bernama Adela Bastin mengatakan bahwa ibunya masih ingat kisah Jacko dan ibunya juga ingat bagaimana British Columbia dibuat heboh dengan penemuan itu. Pada tahun 1973, seorang yang mengaku cucu dari hakim di British Columbia mengatakan bahwa Jacko dikirim ke timur dengan dimasukkan sangkar menuju Inggris. Dan sejak itu tak terdengar lagi kisahnya.

Kisah jacko mungkin tidak akan pernah bisa dikonfirmasi. Namun, selama puluhan tahun bahkan hingga kini, para penduduk British Columbia sering melaporkan penampakan makhluk aneh seperti Bigfoot di area sungai Fraser, tempat Jacko ditemukan. Yang paling akhir adalah tanggal 22 Juli 1966 ketika seorang bernama John Mckernan melihat satu makhluk seperti bigfoot melintasi jalanan yang kotor.

(cryptozoology.com)

Markas bawah tanah UFO di Himalaya

Kongka La adalah sebuah wilayah perbukitan di Himalaya. Tempat itu terletak di wilayah Ladakh yang sampai saat ini masih menjadi rebutan antara Cina dan India. Ladakh dikuasai oleh India, sedangkan Cina menguasai daerah timur laut yang bernama Aksai Chin. Tempat ini juga yang menjadi wilayah pertempuran besar antara Cina dan India tahun 1962. Area ini termasuk area yang paling jarang didatangi oleh manusia dan oleh perjanjian kedua belah pihak, tentara Cina dan India tidak berpatroli di wilayah perbatasan itu. Kedua belah pihak tetap memegang kendali atas wilayah itu. Namun kelihatannya ada sesuatu yang lebih serius terjadi di wilayah itu. Menurut penduduk lokal, benda terbang tidak dikenal sering terlihat keluar dari dalam tanah di wilayah perbukitan itu. Dan masih menurut mereka, Pemerintah Cina dan India tahu persis mengenai hal ini.



Baru-baru ini, beberapa peziarah Hindu yang sedang dalam perjalanan menuju gunung Kailash dari perbatasan barat menjumpai cahaya aneh di langit. Cahaya tersebut berbentuk segitiga dan muncul dari dalam tanah dan kemudian bergerak vertikal ke atas. Para pemandu turis yang ikut serta mengatakan bahwa fenomena itu bukanlah sesuatu yang asing bagi penduduk lokal Kongka La. Beberapa peziarah yang bersemangat menginginkan untuk pergi ke area tempat munculnya cahaya. Namun sesampai di pos penjagaan pemerintah Cina, tentara Cina menolak memberikan ijin. Ketika mereka mencoba untuk masuk dari wilayah India, tentara India menolak mereka.

kemudian peziarah yang ingin tahu itu segera menanyakan masalah tersebut kepada penduduk lokal. Para penduduk mulai tertawa ketika ditanya soal penampakan UFO. Menurut mereka, keberadaan objek aneh dari dalam gunung adalah sesuatu yang sudah diketahui oleh seluruh penduduk lokal. Menurut mereka, markas UFO terdapat jauh di dalam tanah dan mereka juga percaya bahwa rahasia itu ditutup rapat oleh pemerintah Cina dan India. Mereka mengatakan bahwa mereka sudah pernah memberitahukan masalah ini kepada pemerintah lokal setempat. Namun para pejabat militer meminta mereka untuk tidak menceritakan hal tersebut kepada siapapun.

Kongka la adalah tempat dimana lempengan Eurasia dan lempeng India bertemu dan membentuk lempeng konvergen dimana lempeng yang satu berada di bawah lempeng yang lain. Kondisi ini memungkinkan dibangunnya markas bawah tanah. Wilayah ini sendiri memiliki sumber daya alam berupa batu dan granit yang indah, namun entah kenapa pemerintah Cina dan India menolak untuk mengeksplorasinya.

Baru-baru ini diadakan kontes menggambar di antara anak-anak Kongka la di sekolah. Lebih dari separuh dari antara mereka menggambar objek aneh di angkasa yang keluar dari perut gunung. Mereka mengakui bahwa mereka memang sering menyaksikan objek aneh itu keluar dari gunung. Himalaya yang merupakan wilayah pegunungan memang masih menyimpan misteri besar hingga saat ini, dari Yeti hingga penemuan artefak-artefak aneh seperti Batu Dropa yang sering dikaitkan dengan Extra terestrial.

(theunexplainedmysteries.com)