Penemuan Tsuchinoko - ular legendaris Jepang

Pada 6 Juni 2001, di sebuah kota resort bagi para peski yang bernama Mikata, Jepang ditemukan seekor reptil yang tidak biasa, yaitu reptil yang dianggap sebagai hewan mistik "Tsuchinoko", seekor makhluk berbentuk ular legendaris yang pertama kali disinggung pada abad ke-8.



Makhluk itu pertama kali disinggung dalam "Kojiki", sebuah teks kuno abad ke-8 yang merupakan sebuah manuskrip bahasa Jepang tertua di dunia. Walaupun banyak penampakan makhluk ini yang dilaporkan selama periode perang, namun laporan ini ditanggapi dengan skeptis mengingat tidak ada satupun makhluk yang pernah tertangkap untuk dipelajari.

Namun semuanya berubah, menurut pejabat pemerintah lokal bernama Toshikazu Miyawaki, makhluk yang berhasil ditangkap oleh penduduk Jepang beberapa waktu yang lalu adalah benar makhluk legendaris tersebut. "Kami memutuskan untuk membiarkan hewan ini beradaptasi dengan lingkungan barunya." Katanya. Pemerintah lokal telah membangun sebuah kandang untuk hewan tersebut.

Menurut laporan-laporan sebelumnya, Tsuchinoko adalah seekor reptil yang memiliki panjang antara 30cm - 80cm dengan kepala yang lebih besar dan taring yang beracun. Hal yang membedakannya dengan ular lain adalah ia mengeluarkan suara mencicit seperti tikus. "Menimbang ciri-ciri tersebut, kami dapat memastikan bahwa hewan itu adalah benar Tsuchinoko," Kata Miyawaki. "ketika dibawa ke balai kota, tubuhnya benar-benar tebal dan pendek. Beberapa orang juga mendengar ia mencicit.

Kota kecil Mikata sendiri sering menggunakan laporan penampakan hewan ini sebagai bahan penarik perhatian bagi para turis. Dan pada tahun 1989, walikota Tsujio Yoshida bahkan mengumumkan sayembara dengan hadiah tanah seluas 330 m2 bagi siapa saja yang bisa menangkap Tsuchinoko.

Miyawaki mengatakan bahwa hewan yang tertangkap itu memiliki panjang sekitar 70 cm ketika ditangkap pada 6 Juni 2001, sekarang telah bertumbuh hingga 1 meter. Setelah lebih dari seminggu dipamerkan ke publik di dalam aquarium plastik, reptil itu kelihatan lelah. Setelah kondisinya stabil pemerintah kota baru akan memikirkan cara meneliti hewan itu. Mungkin dengan mengambil sampel DNA dari tubuhnya.

Jadi, butuh waktu bagi orang yang menangkapnya untuk menerima hadiah tanah yang dijanjikan. "Bahkan jika ternyata hewan itu bukan Tsuchinoko, tetap saja hewan seperti itu belum pernah ditemukan sebelumnya di dunia. Saya berharap spesiesnya akan diakui oleh masyarakat dunia." Kata Miyawaki.

(Japantimes.com)

Misteri bangkai Zuiyo Maru

Pada tanggal 14 Juli 2009 kemarin, seekor hiu purba dari jenis basking shark terdampar di Long Beach. Penemuan hiu ini segera mengingatkan saya akan sebuah misteri yang masih sering diperdebatkan hingga kini. Misteri yang saya maksud adalah penemuan bangkai makhluk misterius di Selandia Baru oleh kapal pemancing Jepang. Bangkai ini adalah bangkai hewan paling terkenal di dunia dan sering disebut dengan bangkai Zuiyo Maru.


Pada pagi hari tanggal 25 April 1977, sekitar 50 km timur Christchurch, Selandia Baru, Sebuah kapal pemancing Jepang bernama Zuiyo Maru tanpa sengaja menjaring satu bangkai hewan dari kedalaman 300 meter. Sekilas, bangkai itu terlihat seperti seekor Plesiosaurus, dinosaurus air yang paling ternama.


Bangkai itu memiliki bau menyengat, beratnya sekitar 1.800 kg dan panjangnya sekitar 10 meter. Menurut para awak kapal yang mengukurnya, panjang leher makhluk itu sekitar satu setengah meter. Ia juga memiliki empat sirip yang besar dan kemerahan dengan ekor sepanjang dua meter. Tidak ada organ internal yang tersisa, namun daging dan lemaknya masih ada terpaut dengan tulangnya. Michihiko Yano, seorang penyelia bagi perusahaan Taiyo Fishery Company yang kebetulan hadir saat penemuan itu segera mengambil foto, mengukur bangkai itu dan membuat sketsanya.

Sayangnya, walaupun para awak kapal mengetahui bahwa bangkai itu adalah sebuah penemuan penting, kapten kapal bernama Akira Tanaka memutuskan untuk membuang bangkai itu kembali ke laut karena ia tidak ingin mengacaukan usaha mereka untuk menangkap ikan. Untungnya sebelum mereka membuang bangkai itu ke laut, mereka memotong sebagian sirip hewan itu sebagai sampel.


Berita penemuan itu segera tersebar luas dan menimbulkan Plesiosaur mania di seluruh Jepang. Data-data yang diambil oleh para awak kapal kemudian diserahkan kepada para peneliti. Sebagian peneliti yang melihat foto bangkai tersebut percaya bahwa bangkai itu adalah seekor Plesiosaurus. Namun ilmuwan lain skeptis.

Lalu sekelompok ilmuwan bertemu untuk membahas identitas bangkai itu. Dan hasil diskusi mereka dipublikasikan pada Juli 1978 oleh La Societe Franco Japonaise D'Oceanographie dengan judul "Collected Papers on the Carcass". Herannya, komite ilmuwan itu masih tidak bisa mencapai kata sepakat mengenai identitas bangkai itu.

Perdebatan antara ilmuwan itu sebenarnya dapat dipahami mengingat bahwa seekor dinosaurus yang hidup berdampingan dengan manusia sangat bertentangan dengan teori Evolusi yang dipercaya oleh sebagian besar Ilmuwan. Karena itu untuk mengerti perdebatan ini, saya membagi para ilmuwan ini kedalam dua kelompok, yaitu Evolusionist dan Creationist.

Evolusionist adalah mereka yang percaya dengan teori evolusi Darwin bahwa makhluk hidup (dinosaurus) berevolusi menjadi makhluk modern seperti yang kita kenal sekarang. Dan tentu saja mereka juga percaya bahwa manusia adalah makhluk modern hasil evolusi dari primata yang lebih rendah (seperti seekor lemur yang baru-baru ini diklaim sebagai missing link). Sedangkan Creationist adalah mereka yang percaya bahwa makhluk hidup diciptakan oleh Tuhan (inteligent design). Bagi creationist, manusia yang hidup berdampingan dengan dinosaurus bukanlah hal yang aneh atau tidak masuk akal.

Creationist percaya bahwa bangkai itu adalah seekor Plesiosaurus, salah satu jenis Dinosaurus, atau paling tidak makhluk prasejarah lainnya. Sedangkan Evolusionist percaya bahwa itu adalah seekor "Basking Shark" atau Cetorhinus Maxius.

Salah satu ilmuwan Evolusionist paling terkenal yang bernama Kuban mengatakan, " Beberapa bukti menunjukkan bahwa bangkai Zuiyo Maru adalah seekor hiu besar, kemungkinan adalah basking shark." Ia juga mengkritik sekitar 15 Ilmuwan yang menyatakan bahwa bangkai itu adalah "fosil hidup". Kuban menyimpulkan bahwa bangkai tersebut Basking Shark karena ia menemukan protein bernama elastodin yang hanya ditemukan di Hiu.

Namun, argumen ini dapat dengan gampang didebat. Bukankah tidak ada yang pernah mengetahui apakah elastodin juga terdapat pada hewan purba seperti dinosaurus. Lagipula, bukankah hiu juga termasuk hewan prasejarah ? Jadi apabila ditemukan elastodin didalam bangkai itu, tidak berarti bangkai itu adalah seekor basking shark.

Lagipula, para evolusionist dengan gampang mengabaikan kesaksian para awak kapal. Para awak kapal yang menemukan bangkai itu mengatakan bahwa mereka melihat ada empat sirip dan dua dari antaranya adalah sirip atas. Selama proses penyelidikan mereka juga mengatakan bahwa mereka tidak melihat sirip tunggal (sirip dorsal) seperti yang terdapat pada hiu. Sirip ganda adalah atribut normal yang biasa terdapat pada makhluk-makhluk prasejarah seperti plesiosaurus.

Untuk lebih jelasnya, lihatlah perbandingan antara bangkai itu dengan basking shark. Apakah anda melihat kesamaannya ?


Hingga kini, para evolusionist masih terus mencari missing link (walaupun kadang mereka mengklaim sudah menemukannya, namun kadang mereka sendiri akhirnya menjadi ragu), sedangkan creationist terus mencari bukti bahwa dinosaurus pernah atau masih hidup berdampingan dengan manusia (Nessie contohnya). Saya kira ini akan menjadi pertarungan sains yang sangat seru.


Baca juga tulisan saya sebelumnya : misteri ukiran stegosaurus di kuil kamboja, bukti bahwa dinosaurus mungkin pernah hidup bersama manusia.

(wikipedia)

Gumpalan hitam misterius sepanjang 12 mil muncul di Alaska

15 Juli 2009, Sebuah gumpalan hitam misterius sepanjang 12 mil muncul di laut arktik mendekati pantai Alaska. Penjaga pantai kelas 1 bernama Terry Hasenauer berkata, "Gumpalan itu terlihat seperti organisme biologis yang hidup. Kelihatannya bukan seperti tumpahan minyak atau limbah. Dari baunya, saya meyakini itu adalah organisme laut." Lagipula tidak ada tumpahan minyak yang dilaporkan di wilayah itu.



Gumpalan itu terlihat mencolok dibanding pecahan es yang mengapung di air laut yang jernih. Hasenauer berkata bahwa penjaga pantai telah mengambil sampel untuk dianalisa. Hasilnya mungkin akan keluar minggu depan. Ketika mengambil sampel, penjaga pantai menemukan ubur-ubur dan burung laut yang mati terperangkap di dalam gumpalan itu.

Fenomena aneh ini pernah dilaporkan muncul di Florida sekitar delapan tahun yang lalu. Para peneliti hanya bisa memberikan kesimpulan awal bahwa gumpalan itu adalah sejenis alga laut yang asing.


UPDATE 21 Juli 2009
Hasil pengujian terhadap gumpalan hitam misterius tersebut keluar pada tanggal 17 Juli 2009 dan mengkonfirmasi dugaan sebagian orang bahwa gumpalan tersebut adalah sekumpulan Alga laut. Namun masih belum diketahui apakah alga laut ini berbahaya atau tidak.

Yang mengganggu pikiran para penduduk adalah, alga tersebut tidak pernah terlihat sebelumnya, bahkan oleh para penduduk paling tua sekalipun. Alga dikenal sering muncul di sebagian besar wilayah pantai dan laut Amerika. Kadang beberapa jenis alga tersebut mengandung racun yang cukup berbahaya dan dapat mengakibatkan pantai ditutup untuk sementara waktu.

Menurut Prof. Brenda Koner, seorang ahli biologi kelautan, alga laut adalah hal yang biasa muncul di laut Arktik. Hanya butuh kombinasi yang tepat, maka terciptalah kumpulan alga itu. Namun menurutnya gumpalan alga hitam tersebut memang agak aneh. Namun ia hanya bisa memberikan dugaan sementara bahwa anomali itu terjadi akibat global warming.

(anchoragedailynews)

Bangkai misterius tersapu ke pantai Chili

Mungkinkah Makhluk prasejarah atau Dinosaurus masih hidup di zaman modern sekarang ini ? Para penganut teori evolusi akan segera membantahnya. Menurut mereka Dinosaurus telah punah atau berevolusi menjadi makhluk modern yang kita kenal sekarang. Walaupun banyak bukti yang mengindikasikan sebaliknya. Mungkin ini salah satunya :


Ketika saya membongkar arsip-arsip lama, saya menemukan bahwa misteri yang satu ini masih belum terpecahkan. Juli 2003, penduduk Santiago, Chili dikejutkan dengan bangkai makhluk laut raksasa yang tersapu ke pantai Pasifik Selatan. Para Ilmuwan Chili segera meminta bantuan internasional untuk membantu mengidentifikasi makhluk tersebut.


Makhluk yang sudah mati itu pertama kali salah dikira sebagai seekor paus. Namun para ahli yang tiba di lokasi menyadari kalau makhluk tersebut sepertinya memiliki tentakel. Karena tidak adanya struktur tubuh lain yg bisa diidentifikasi, maka kesimpulan yang pasti belum bisa diambil.

"Kami belum pernah melihat spesimen seaneh ini, kami tidak tahu apakah itu adalah seekor cumi raksasa yang kehilangan beberapa anggota badan atau seekor spesies yang baru." Kata Elsa Cabrera, seorang ahli biologi kelautan dan direktur Center for Cetacean Conservation di Santiago. Cumi raksasa hidup di kadalaman 9.500 kaki dan hanya muncul ke permukaan ketika mereka mati. Panjang cumi raksasa yang pernah teridentifikasi adalah sekitar 60 kaki.

Selain memiliki fitur seperti tentakel, makhluk itu juga memiliki kulit melingkar seperti ubur-ubur, kira-kira sepanjang sebuah bus sekolah. Ada spekulasi bahwa bangkai tersebut kemungkinan adalah kulit paus, namun menurut Cabrera, deskripsinya tidak cocok dengan bangkai tersebut. Cabrera telah menghubungi organisasi internasional untuk membantu memecahkan misteri ini.

Baca juga : Monster aneh terdampar di pantai Guinea dan Monster Montauk kedua ditemukan di Long Beach.


Update : 16 September 2009

National geographic melaporkan bahwa bangkai tersebut adalah kulit Paus. Kesimpulan ini didapatkan setelah dilakukan tes DNA oleh para Ilmuwan.

(news.nationalgeographic.com)

Stonehenge di dasar danau Michigan

Dalam sebuah laporan yang mengejutkan pada tahun 2007, Mark Holley, seorang profesor arkelogi bawah laut di Northwestern Michigan University College, menemukan sebuah susunan batu yang beberapa diantaranya disusun membentuk lingkaran dan salah satu diantara batu itu memiliki ukiran seekor mastodon. Susunan batu itu terletak 40 kaki dibawah permukaan danau Michigan. Ukiran itu diperkirakan telah berumur 10.000 tahun - sesuai dengan perkiraan keberadaan mastodon dan manusia di bumi.



Pada mulanya, Prof. Holley dan seorang rekannya bernama Brian Abbott menyewa sebuah kapal dengan peralatan sonar untuk meneliti beberapa bangkai kapal di danau Michigan. Kemudian mereka menemukan formasi batu-batu aneh tersebut termasuk batu dengan ukiran yang berbentuk seperti mastodon. Namun mereka belum bisa memastikan apakah itu benar-benar ukiran mastodon atau bukan. Michigan sebelumnya juga telah memiliki situs petroglyph dan bahkan batu berdiri seperti
Stonehenge.



Seorang perwakilan dari Museum paleontologi Universitas Michigan berkomentar bahwa walapun dia merasa skeptis, ia tertarik untuk mempelajarinya lebih lanjut dan berharap bisa melihat hasil foto yang lebih baik dari susunan batu-batu tersebut.

Jadi, apakah ada benar-benar ada Stonehenge di Amerika yang hanya diam di dalam danau Michigan dan menunggu untuk ditemukan ? Ketika arkeolog, bangkai kapal dan sisa-sisa purbakala bergabung, maka terbentuklah sebuah misteri baru. Misteri Stonehenge danau Michigan. Kita menunggu penyingkapannya.

(nbc chicago)

Pertempuran militer Amerika dengan UFO - Los Angeles 1942

Lima tahun sebelum insiden Roswell, lima tahun sebelum perjumpaan historis pilot Kenneth Arnold dengan UFO dan 10 tahun sebelum project blue book dimulai, sebuah peristiwa penting telah terjadi di Los Angeles, yaitu pertempuran antara benda terbang tak dikenal dengan militer Amerika serikat. Ini adalah kisah perjumpaan paling luar biasa dengan UFO yang pernah dilaporkan. Insiden ini dikenal dengan sebutan "The battle of Los Angeles"


24 Februari 1942...

Pukul 19.18......
Militer Amerika mengeluarkan peringatan bahaya. Kerlap-kerlip cahaya terang yang tidak dikenal terpantau oleh pangkalan militer. Namun peringatan bahaya itu dicabut pada pukul 22.23.

25 Februari 1942....

Pukul 1.44 pagi....
Radar militer menangkap pergerakan benda terbang tak dikenal. Sesaat kemudian, objek asing tersebut menghilang dari pantauan radar.

Pukul 2.00 pagi...
Radar kembali menangkap objek asing itu sekitar 120 mil dari lepas pantai California dan dikonfirmasi oleh dua radar lainnya. Objek itu terus dipantau oleh radar hingga 3 mil menuju Los Angeles.

Culver City, Los Angeles, Pukul 2.10 pagi....
Para penduduk kota panik, malam itu sebuah objek terbang raksasa diiringi objek-objek yang lebih kecil terlihat memenuhi langit. Saat itu, belum genap tiga bulan penyerangan Jepang ke Pearl Harbor. Para penduduk mengira Culver city sedang diserang oleh musuh.

Pukul 2.25 pagi...
Suara sirene mengaung-ngaung di seluruh Los Angeles. Otoritas setempat segera meminta penduduk Culver city untuk tetap didalam rumah lalu memerintahkan pemadaman listrik total. Ribuan personel tentara diperintahkan bersiaga.

Pukul 3.16 pagi.....
Brigade 37 artileri tiba di Culver City. Delapan lampu sorot segera diarahkan ke langit yang gelap untuk mencari objek misterius itu. Dan kemudian, serempak, delapan sorot cahaya mengarah ke sebuah objek yang sama. Persis diatas mereka, di ketinggian 12.000 kaki, terlihat sebuah pesawat raksasa menggantung diam seperti sebuah lantera. Brigade 37 mulai melepas tembakan. Suara bising tembakan memecah kesunyian pagi. Sekitar 1.400 peluru anti pesawat ditembakkan secara beruntun namun pesawat itu tidak bergeming sedikitpun. Pejabat militer segera memerintahkan para pilot pesawat tempur 4th Interceptor disiagakan.


Pukul 4.14 Pagi....
Tembakan brigade 37 terus dilakukan secara sporadis. Tembakan sudah dilancarkan hampir satu jam dan belum ada tanda-tanda kerusakan pada pesawat misterius tersebut. Kemudian, secara perlahan-lahan, pesawat itu beserta iringannya bergerak menuju Long Beach dan menghilang.

Pukul 7.21 pagi...
Otoritas setempat segera memerintahkan penyalaan listrik. Pada pagi itu terlihat beberapa gedung rusak akibat pertempuran singkat itu. 3 penduduk sipil tewas akibat peluru nyasar dan 3 lainnya meninggal terkena serangan jantung akibat ketakutan.

Insiden ini segera memenuhi halaman utama surat kabar di seluruh Amerika. Seorang reporter Los Angeles Herald Express mengatakan bahwa ia melihat peluru anti pesawat yang dilontarkan militer mengenai pesawat itu. Namun pesawat itu tidak mengalami kerusakan sedikitpun.


Editor surat kabar yang sama bernama Peter Jenkins berkata,"Saya bisa melihat dengan jelas formasi berbentuk V yang terdiri dari sekitar 25 pesawat bergerak secara perlahan melintasi langit menuju Long Beach."

Beberapa jam setelah pertempuran itu berakhir, Pemimpin angkatan laut Frank Knox mengadakan konfrensi pers dan mengatakan bahwa keseluruhan insiden ini adalah "alarm palsu" yang muncul akibat "ketegangan karena perang". Pihak pers tidak bisa menerima begitu saja penjelasan ini. Sepertinya ada sesuatu yang disembunyikan.

Komentar Knox segera ditanggapi pimpinan angkatan darat dengan mengatakan bahwa pesawat asing itu benar-benar ada dan pertempuran itu nyata. Hari berikutnya, menteri urusan perang, Henry Stimson, mendukung pernyataan Angkatan darat. Stimson mengatakan bahwa paling sedikit ada 15 pesawat asing yang terlihat bergerak dengan kecepatan sekitar 200 mil perjam.

Untuk pertama kalinya terjadi ketidaksepakatan di tubuh militer Amerika.

Misteri "The battle of Los Angeles" tidak pernah bisa dijelaskan hingga hari ini. Beberapa teori coba dikemukakan untuk menjawab identitas pesawat misterius tersebut. Misalnya, pada 23 Februari 1942, sehari sebelum insiden itu, sebuah kapal selam Jepang I-17 diketahui muncul di permukaan dan menembaki fasilitas pemrosesan minyak dekat Santa Barbara. Laporan yang masuk menyatakan bahwa kapal selam itu kemudian menuju selatan, sama dengan arah Los Angeles. Kemungkinan pesawat misterius itu adalah pesawat tempur Jepang yang dikirim untuk mendukung penyerangan kapal selam.

Namun saat Jepang kalah pada perang dunia kedua, mereka mengatakan tidak pernah mengirim pesawat tempur menuju Los Angeles.

Teori yang lain mengatakan bahwa pesawat tersebut adalah sebuah pesawat komersial yang dioperasikan oleh musuh dan diluncurkan dari pangkalan udara rahasia di Mexico, bukan untuk menyerang, tapi sebagai alat perang psikologis. Teori ini tidak mendapat dukungan bukti yang kuat.

Kemudian, sebagian orang mengemukakan teori balon udara. Mereka mengatakan bahwa Pesawat misterius itu adalah sebuah balon meteorologi yang dilepas di wilayah Los Angeles. Namun teori ini juga tidak mendapat dukungan bukti yang kuat. Para saksi mata mengatakan bahwa objek di langit bukan hanya satu. Angkatan darat bahkan mengkonfirmasi ada 15 objek yang terlihat. Dari antara 15 objek itu, beberapa bergerak sangat cepat melebihi kecepatan balon udara.

Apapun objek itu, 1.400 peluru anti pesawat tidak bisa menjatuhkannya...

Mungkin, ada satu petunjuk kecil yang bisa membuka kunci keseluruhan misteri ini. Pada tahun 1974, berdasarkan undang-undang kebebasan informasi, beberapa dokumen rahasia pemerintah dibuka untuk umum, salah satunya adalah sebuah dokumen sangat rahasia tertanggal 5 Maret 1942, 10 hari setelah insiden "the battle of Los Angeles".

Dokumen itu adalah sebuah memo dari petinggi militer Amerika, Jendral George C Marshall yang ditujukan kepada presiden Franklin D Roosevelt. Isinya memberitahukan bahwa militer Amerika telah menemukan reruntuhan pesawat yang tidak biasa di sebelah timur Los Angeles. Memo ini diteguhkan dengan pernyataan kepala badan intelijen angkatan laut, laksamana Walter S Anderson yang juga mengatakan bahwa angkatan laut telah menemukan bangkai pesawat lain yang tidak dikenal di lepas pantai California. Memo itu tidak disertai penjelasan tambahan.

Menurut sumber intelijen amerika, misteri bangkai pesawat asing ini telah memicu Jendral Marshall memerintahkan pembentukan unit intelijen khusus untuk menyelidiki insiden Los Angeles. Unit itu bernama Interplanetary Phenomenon Unit atau IPU (Perhatikan mereka memberi nama unit itu "interplanetary"). IPU dibubarkan pada akhir tahun 1950-an. Seperti biasa, pemerintah Amerika Serikat menyangkal keterkaitan antara pembentukan IPU dengan insiden Los Angeles.

Apabila memo diatas benar, maka itu berarti 5 tahun sebelum peristiwa Roswell, pemerintah Amerika telah berhasil mendapatkan bukti pertama adanya UFO. Mungkin 1.400 peluru anti pesawat yang dilepaskan memang telah berhasil menjatuhkan dua dari antaranya.

(wikipedia)

UFO dan Alien dalam sejarah dunia

Pada masa kini, ketika berita tentang UFO menghiasi media-media, maka pertanyaanpun muncul. Adakah catatan sejarah mengenai kunjungan UFO atau Alien ke muka bumi ini di masa lampau? Saya mendaftar sebagian benda seni atau artefak zaman purba yang dianggap menggambarkan kunjungan UFO atau Alien. Penafsirannya bisa saja beragam dan sayangnya kita tidak punya satu orangpun untuk mengkonfirmasi kebenarannya.




Lempeng Lolladoff, ditemukan di Nepal, terlihat adanya objek berbentuk piring terbang di tengah dan makhluk menyerupai alien disampingnya.

Notes : artefak ini terbukti hoax. Baca disini.



Lukisan purba di gua Val Camonica, Italia. kemungkinan dilukis pada 10.000 SM. Menggambarkan dua makhluk seperti astronot.



Satu figurin berpakaian astronot, ditemukan di Kiev. Kemungkinan berumur 6.000 tahun.



Petrogliph berusia 7.000 tahun, ditemukan di Queretaro,Mexico pada tahun 1966. Ada empat figur dengan lengan terangkat ke langit dimana sebuah objek bulat terlihat memancarkan cahaya.



Patung-patung aneh berbentuk astronot. Ditemukan di Ekuador.



Petrogliph berumur ribuan tahun. Dilukis oleh suku Indian Amerika selatan. Menurut legenda rakyat India, dua objek bertabrakan di udara dan salah satunya jatuh ke wilayah lembah kematian. Beberapa orang lain tiba dan menghabiskan beberapa waktu memperbaiki kerusakan objek tersebut dengan disaksikan oleh suku indian setempat.



Ukiran-ukiran bergambar figur seperti alien. Ditemukan di Sego Canyon. Diperkirakan berumur 5.500 tahun.



Lukisan berumur 8.000 tahun. Ditemukan di Tassili, gurun sahara, Afrika Utara.



Dua lukisan gua purba. Ditemukan di Tanzania dan diperkirakan berusia 29.000 tahun. Yang pertama ditemukan di Itolo dan menggambarkan beberapa objek seperti piring terbang. Lukisan kedua ditemukan di Kolo, menunjukkan empat figur yang mengelilingi seorang wanita.



Wandjina petrogliph dari Kimberley, Australia. Umurnya 5.000 tahun. Kemungkinan dibuat oleh suku aborigin.



Ini adalah lukisan dari sebuah buku berjudul "survei dengan ilustrasi dari negara-negara aneh". Ditulis pada tahun 1.400 SM. Tulisan yang menyertai gambar ini adalah : "Tanah Ji Gung, Penduduknya mampu membuat kereta terbang dan bepergian jauh apabila arah angin tepat. Pada masa Tarng (1.700 SM), penduduk Ji Gung menerbangkan sebuah kereta ke arah barat menuju Yew Jo...Kemudian, angin timur datang dan Tarng terbang dengan keretanya kembali ke negara asalnya (5.000 km).



Lukisan ini adalah reproduksi Relief artistik yang ditemukan disebuah labirin di pulau Jotuo di danau Toengt'ing, Jepang. Sebuah ekspedisi dilakukan pada tahun 1957 dipimpin oleh profesor Tsj'i Pen Lai. mereka menemukan berbagai relief bergambar manusia dengan pakaian aneh seperti astronot. Mereka juga menemukan lukisan berbentuk sistem tata surya kita. planet ketiga dan keempat (bumi dan Mars) dihubungkan dengan sebuah garis. Namun dilukisan itu ada planet kesepuluh (Planet X).



Ilustrasi yang menunjukkan roda api turun pada tahun 900 di Jepang.



Lukisan ini berjudul Summer's Triumph. Dilukis di Bruges tahun 1538 dan saat ini dipamerkan di Bayerisches National Museum. Beberapa objek bebentuk piring terbang terlihat di bagian atas lukisan.



Ilustrasi yang menunjukkan dua kapal Belanda di laut timur yang melihat dua objek muncul di langit. Sumber ilustrasi ini adalah buku berjudul Theatrum Orbis Terrarum oleh Laksamana Blaeu.



Gambar yang menunjukkan penampakan UFO diatas Hamburg, Jerman. Lukisan ini tertanggal 4 November 1697.



Ukiran ini ditemukan di langit-langit New Kingdom Temple di Abydos, sekitar beberapa ratus mil selatan Kairo. Usia kuil ini diperkirakan 3.000 tahun. Ukiran pada langit-langit itu menyerupai helikopter, kapal selam dan pesawat.

Untuk ukiran yang ini, baca juga tulisan saya berikutnya mengenai penjelasan dan teorinya. Ukiran helikopter di dinding kuil Abydos ?


(crystalinks.com)